Penggunaan Pakaian Adat Sunda Kebaya Dan Pangsi

Penggunaan Pakaian Adat Sunda Kebaya Dan Pangsi

Penggunaan Pakaian Adat Sunda Kebaya Dan Pangsi

Penggunaan Pakaian Adat Sunda Kebaya Dan Pangsi
Penggunaan Pakaian Adat Sunda Kebaya Dan Pangsi

Thomas R. Dye mengungkapkan bahwa kebijakan merupakan

”Whatever goverment chooses to do or not to do.” Hal ini tidak berbeda jauh dengan pendapat yang diungkapkan G. C. Rdwards III yang mengatakan bahwa kebijakan adalah ”what goverment say and do or don’t do.” Lebih jelas R.S Farker mengungkapkan bahwa kebijakan adalah ” A particular objective or set of principles, or course of action which goverment adopts at a given period in relation to some subject or in response to some crisis.” Sehingga dapat didefiniskan bahwa kebijakan sebagai tindakan atau keputusan pemerintah mengenai hal-hal tertentu atau langkah yang diambil untuk mengimplementasikannya dan penejlasan pemerintah mengenai apa yang terjadi.

Menurut Plato, kebijakan pendidikan selalu beriringan dengan kebijakan politik penguasa.

Statmen ini menjadi sangat penting karena sangat strategisnya fungsi politik dalam menentukan arah kebijakan pendidikan di suatu negara atau daerah. Melalui tulisan ini, kelompok kami mencoba memotret semaksimal mungkin kesinambungan program pendidikan yang dicanangkan oleh Bupati Purwakarta Bapak H. Dedi Mulyadi S.H. sebagai upaya menciptakan generasi kabupaten Purwakarta yang berkarakter.

Salah satu amanat yang menjadi substansi dalam UU Sistem pendidikan Nasional yaitu, pemantapan iman dan takwa dalam pendidikan, desentralisasi pendidikan, meleburnya dikotomi sekolah negeri dan swasta, partisipasi masyarakat, serta keharusan anggaran pendidikan daerah sebanyak 20 persen yang berbasis peningkatan mutu pendidikan itu sendiri. Sangat elegannya landasan normatif di atas memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk sehebat mungkin mendesain program pendidikan bagi masyarakatnya. Namun sangat disayangkan, seringkali ada produksi kebijakan yang tidak konsisten dan selaras untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.
Problema mendasar dari pendidikan ujung-ujungnya adalah ”lemahnya akhlak karimah dan live skill anak-anak bangsa”. Pendidikan merupakan tanggungjawab keluarga, sekolah, masyarakat dan negara. Lemahnya produk tersebut merupakan simbolisasi dari lemahnya empat komponen dasar pendidikan yaitu, pendidikan keluarga, kebijakan negara, pendidikan masyarakat dan pendidikan di sekolah. Ketika kita menyadari bahwa ambruknya dua kualitas tersebut, maka empat komponen tersebut harus bertanggungjawab terhadapnya buruknya SDM anak-anak bangsa.

Di sisi lain para pelajar kita dihantam oleh ”badai tsunami sosial” seperti, budaya hedonisme,

pragmatisme, liberalisme, dan konsumenisme.[1] Sehingga semakin lengkaplah ”komplikasi penyakit dunia pendidikan kita ”. Belum lagi dibanjiri kebijakan oleh ” sang mesin pembunuh sisitematik ” pendidikan yaitu, ujian nasional.[2]
Belum lagi, tidak selarasnya antara kebutuhan skill dan karakter dunia kerja dengan dunia pendidikan, maka semakin lengkaplah penderitaan nasib anak-anak bangsa. Kondisi orang tua siswa terus digerogoti oleh kondisi ekonomi yang semakin terpuruk, sehingga daya beli dan pendapatan masyarakat semakin melemah. Kondisi sosial masyarakat yang semakin kurang menopang learning society , misalnya kemiskinan, pengangguran, konflik sosial, kriminalitas, narkoba, tawuran dan free seks. Menjadi faktor utama penopang bagi akselerasi keterpurukaan kualitas siswa-siswi kita. Maka harus ada upaya revolusioner untuk mengembalikan pendidikan ke rel yang sebenarnya.

Berkaitan dengan persoalan di atas, baru-baru ini bupati Purwakarta bapak

H. Dedi Mulyadi S. H. mengeluarkan kebijakan yang berkaitan sebagai upaya menciptakan generasi Purwakarta yang berkarakter. Rumusan mengembangkan pendidikan karakter sendiri menurut bapak Dedi adalah dengan mengedepankan nilai-nilai tradisi lokal dan modern secara beriringan.

Kebijakan tersebut adalah penggunaan kebaya dan pangsi atau kampret (pakaian hitam-hitam khas masyarakat adat sunda) bagi siswa sekolah dasar setiap hari rabu serta penggunaan eggrang ke Sekolah. Sebelumnya program itu sukses direalisasikan di kalangan pegawai Pemkab Purwakarta. Maka dari itu, setiap Rabu pelajar sekolah dasar laki-laki dianjurkan menggunakan kampret (pangsi), sementara pelajar perempuan menggunakan baju kebaya.
Kebijakan tersebut menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Ada yang setuju bahwa kebijakan tersebut direalisasikan di sekolah. Namun, tidak sedikit pula yang tidak setuju karena dinilai kebijakan tersebut kurang memiliki esensi dan hanya menambah beban orang tua serta pihak sekolah.

Untuk lebih memahami kebijakan di atas, kelompok kami melakukan observasi langsung ke lapangan dengan mewawancari beberapa pihak terkait. Pihak yang pertama kami wawancara adalah bapak Andre Chaerul selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Purwakarta.
Menurut penjelasannya bahwa kebijakan penggunaan kebaya dan pangsi bagi siswa Sekolah Dasar setiap hari Rabu di kabupaten Purwakarta hanya bersifat imbauan. Dengan kata lain, Pemerintah kabupaten tidak memaksakan wajib menggunakan kebaya atau pangsi. Bagi mereka yang mampu dan sudah punya diimbau untuk dipakai setiap hari Rabu. Karena, hari Rabu untuk kabupaten Purwakarta akan ditetapkan menjadi hari tradisi kedaerahan.
Masih menurut Pak Andre, digulirkannya kebijakan hari tradisi ini, bukan hanya cara berpakaian saja. Bahasa dan perilaku anak pun harus mencerminkan tradisi daerah (sunda). Hal ini di dasarkan karena selama ini sudah banyak warga Purwakarta yang meninggalkan tradisinya. Contohnya adalah bahasa Sunda. Sangat banyak anak-anak saat ini yang tidak bisa dan mengerti Bahasa Sunda. Padahal, kedua orang tua mereka asli Sunda.
Melalalui kebijakan ini sangat diharapkan dengan adanya hari tradisi, pemerintah berupaya mengajak kembali masyarakat untuk mencintai budaya dan tradisinya. Jangan sampai, budaya dari luar justru diadopsi dan diterapkan di kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, budaya tradisi lokal justru ditinggalkan dan generasi muda enggan untuk melestarikannya.

Sedangkan bapak Dedi Mulyadi selaku bupati kabupaten Purwakarta, dikutip dari sebuah harian surat kabar menyatakan bahwa kebijakan ini bersifat imbauan. Pihaknya juga sudah menegaskan lagi ke semua kepala sekolah untuk tidak mewajibkan anak-anak menggunakan kebaya dan pangsi. Terutama, anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Berkaitan dengan kebijakan penggunaan Egrang dari rumah menuju sekolah. Menurutnya merupakan upaya melestarikan kebudayaan tradisional. Egrang sendiri memiliki filosofi tersendiri. Dengan bermain Egrang, berarti orang yang bersangkutan sudah mampu menjaga keseimbangan tubuhnya. Beliau menambahkan bahwa kedepan, Egrang tidak hanya menjadi permainan yang dimainkan setahun sekali. Melainkan dibiasakan digunakan dalam kehidupan sehari-hari agar permainan ini tidak mengalami kepunahan.

Menanggapi hal itu, Kepala SD Negeri Cilandak, Purwakarta, Hj. Yeti Supriyati S.Pd, mengaku tidak keberatan dengan kebijakan baru tersebut. Apalagi sifatnya tidak memaksa. Namun demikian, dibutuhkan sosialisasi yang masif agar tidak terjadi salah persepsi di kalangan orang tua siswa. Menurutnya, penggunaan baju kampret bukan saja mengandung nilai pelestarian budaya, juga lebih kaya makna filosofi dan sosialnya.
Namun demikian, sejumlah orang tua murid kurang setuju terhadap kebijakan tersebut. Salah satunya adalah Susi Susilawati, yang menilai bahwa kebijakan tersebut sangatlah tidak efektif dan efisien karena hanya menambah beban orang tua. Selain itu, siswapun terlihat tidak nyaman menggunakan pakaian tersebut karena kegerahan. Akibatnya, proses belajarpun tidak efektif dan konsentrasi anak dalam belajar terganggu.

Ketidaksetujuan pihak orang tua murid mungkin di dasarkan kurangnya sosialisasi dari pihak pemerintah. Oleh Karena itu, penting bagi pemerintah kabupaten Purwakarta untuk melakukan sosialisasi yang masif mengenai esensi dari kebijakan tersebut sehingga orang tua murid mengetahui dan memahami maksud dan tujuan di adakan serta direalisasikanya kebijakan penggunaan kebaya dan pangsi bagi siswa Sekolah Dasar serta menggunakan egrang dari rumah menuju sekolah setiap hari Rabu di kabupaten Purwakarta.

Menaggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Purwakarta, Hj Dian Kencana, mengakui adanya keluhan dari sejumlah orang tua terkait kebijakan tersebut. Namun, mayoritas keluhan para orang tua muncul disebabkan banyak dari mereka yang belum paham maksud, dan dasar dikeluarkannya kebijakaan penggunaan pangsi dan kebaya itu. Padahal sejatinya, penggunaan seragam itu tak lain merupakan bagian dari kampanye budaya.

Baca Juga : 

Kompleksitas dalam Memahami Teori Negara

Kompleksitas dalam Memahami Teori Negara

Kompleksitas dalam Memahami Teori Negara

Kompleksitas dalam Memahami Teori Negara
Kompleksitas dalam Memahami Teori Negara

Apakah itu negara ?

Bagaimana negara dapat terbentuk? Teori-teori apa saja yeng menjelaskan tentang negara? Pertanyaan tersebut menjadi pemicu kali ini. Secara sistematis Ronald H. Chilcote menjawab pertanyaan tersebut dan memaparkan berbagai macam teori yang berkaitan dengan negara melalui dua konsep utama, yaitu: a) The Liberal State, mulai dari masa Plato dan Aristoteles sampai dengan masa klasik seperti Hobbes, Locke, Rousseau, Montesquieu, lalu liberal tradisional Adam Smith, utilitarian Bentham dan pluralisme seperti Weber, Schumpeter dan Dahl; dan b) The Progressive State. mulai dari masa klasik yaitu Hegel dan tradisional Marx & Engels, dan hegemoni oleh Gramsci.

Max Weber mendefinisikan Negara sebagai suatu masyarakat

Yang mempunyai monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam sesuatu wilayah.[1] Sedangkan Robert M. Maclver mengungkapkan negara sebagai asosiasi yang menyelenggarakan penertiban di dalam suatu masyarakat berdasarkan sistem hukum yang diselenggarakan oleh suatu pemerintah yang untuk maksud tersebut diberi kekuasaan memaksa.[2] Sehingga dapat disimpulkan bahwa negara adalah suatu daerah teritoroal yang rakyatnya diperintah (governed) oleh sejumlah pejabat dan yang berhasil menuntut dari warga negaranya ketaatan pada peraturan perundang-undnagannya melalui penguasaan (kontrol) monopolitis terhadap kekuasaan yang sah.[3] Berkaitan dengan pengertian negara tersebut, penulis mencoba memaparkan berbagai teori negara menurut beberapa ahli, di antaranya:

Plato dalam bukunya Republic membagi empat tipe negara, yaitu:

a). Timokrasi, merupakan bentuk negara yang pemerintahanya ingin mencapai kemasyhuran dan kehormatan; b) Oligarkhi, bentuk pemerintahan yang hanya dipegang oleh segelintir orang saja; c) Demokrasi, pemerintahan oleh rakyat miskin (jelata). Dalam demokrasi semua orang memiliki kebebasan yang sama. dan d). Tirani, yaitu pemerintahan oleh seorang penguasa yang bertindak dengan sewenang-wenang.

Selanjutnya, penulis juga memaparakan pemikiran Thomas Hobbes, yang temasuk seorang penyokong teori Divine Right[4] yang memiliki pemikiran yang sama dengan Rousseau bahwa pemerintahan terbentuk karena adanya kontrak atau perjanjian sosial yakni pactum subjectionis atau perjanjian pemerintahan, dengan cara segenap individu berjanji menyerahkan semua hak-hak kodrat yang mereka miliki kepada seorang atau sekelompok orang yang ditunjuk untuk mengatur kehidupan mereka[5] yang menjamin kebebasan dan kesetaraan setiap orang. Bagi Hobbes konstitusi atau undang – undang yang berlaku di sebuah negara dapat membuat pemerintahannya berjalan dengan stabil jika negara tersebut mematuhinya, karena peraturan yang mengatur penggunaan kekuasaan lebih mungkin diamati ketika kekuasaan berada di tangan orang yang berdaulat daripada dibagi di antara beberapa orang yang berkuasa dan ditambahkan oleh Rousseau bahwa negara memiliki intervenor untuk mencegah terjadinya ketidaksetaraan.

Dan baginya pemerintahan yang baik dapat terwujud melalui pendidikan dan budi pekerti yang baik pula. Pemikiran Hobbes bertentangan dengan Montesquieu yang membagi tiga tipe pemerintahan yaitu republik, monarkhi, dan despotisme dan berpendapat bahwa kekuasaan pemerintah memiliki batasan dan bukan merupakan kekuasaan yang absolut seperti yang diungkapakn Hobbes. Sementara Locke berpendapat bahwa pemerintahan di suatu negara terbentuk dari kekuasaan paternal. Sehingga, orang dapat masuk dalam pemerintahan, lalu mempertahankan kebebasan dan keamanan mereka masing-masing serta bergabung untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan mematuhi hukum yang berlaku.

Penulis juga menjelaskan bahwa skeptisme mengenai teori keseimbangan kekuasaan terletak pada ide mengenai pasar bebas yang dapat meningkatkan ambisi politik seseorang. Menurut Adam Smith, ketika individu dimotivasi dengan pertumbuhan ekonomi maka orang tersebut akan berupaya untuk mengumpulkan semaksimal mungkin barang-barang yang ada dan hanya peduli terhadap dirinya sendiri dan tidak memperdulikan orang lain. Disini, peran Negara adalah meregulasi pasar di dalam merkantilisme kapitalisme ekonomi dan Negara harus menyediakan legal “framework” untuk memfasilitasi pasar.

Dalam konsep Progressive State, penulis mengangkat pemikiran Hegel

yang membagi negara dalam tiga kekuasaan, a). Legislatif, berperan dalan menentukan keputusan yang bersifat universal; b). Eksekutif, berperan menyelesaikan kehendak tertentu; dan c). Kekuasaan yang berdaulat atau raja, sebagai pembuat keputusan terakhir dalam negara. Sementara untuk Marx dan Engels, berpendapat bahwa setiap negara memiliki hirarki atau kelas sosial yang melahirkan kesenjangan di antara kelas, serta memunculkan eksploitasi dari yang kaya kepada yang miskin dalam bidang ekonomi. Dalam pemikiran Gramsci terhadap negara, ia memberikan konsep hegemoni, yaitu organisasi yang disetujui melalui persuasi dan paksaan dimana kelas dan wakil-wakilnya memegang kekuasaan atas kelas bawahan.

Sumber : https://blog.dcc.ac.id/contoh-teks-ulasan/

Kerajaan Tradisional Asia Tenggara Pra-kolonial

Kerajaan Tradisional Asia Tenggara Pra-kolonial

Kerajaan Tradisional Asia Tenggara Pra-kolonial

Kerajaan Tradisional Asia Tenggara Pra-kolonial
Kerajaan Tradisional Asia Tenggara Pra-kolonial

Asia Tenggara merupakan salah satu kawasan kuno di dunia.

Hal ini berdasarkan pada banyak ditemukannya fosil-fosil manusia jaman pra-sejarah di berbagai wilayah Asia Tenggara, khususnya di Indonesia.  Sebagai makhluk yang belum memiliki peradaban, awalnya mereka hidup dengan berburu binatang liar serta hidup berpindah-pindah (nomaden). Namun, bersamaan dengan semakin berkembangnya generasi, mereka mulai memikirkan suatu pola hidup yang baru. Dan mulailah mereka menetap yang kemudian berkembang dari sistem perburuan menjadi pertanian, walaupun pada mulanya perburuan tetap mereka pertahankan. Namun sejalan dengan perkembangannya, mereka mulai menemukan bagaimana sistem bercocok tanam yang baik serta cara lain dalam mengumpulkan bahan makanan.

Sekitar abad ke-5 SM, penduduk dari daerah Dongson

(sekarang termasuk wilayah Vietnam), telah mampu menguasai keterampilan dasar pengolahan logam. Hasil kebudayaan logam mereka adalah yang paling tua yang telah ditemukan oleh para arkeolog di Asia Tenggara.[2] Pada sekitar tahun 2,500 SM, bangsa Melayu mulai menyebar di wilayah semenanjung dan memperkenalkan teknologi primitif pengerjaan logam yang telah mereka kuasai di wilayah ini. Sekitar tahun 1,500 SM, bangsa Mon mulai memasuki wilayah Burma, sedangkan bangsa Tai datang lebih belakangan dari daerah selatan Tiongkok ke daratan Asia Tenggara untuk kemudian menempatinya pada sekitar milenium pertama Masehi.

Semakin bertambahnya jumlah penduduk menuntut adanya suatu sistem untuk dapat mengatur keberlangsungan hidup mereka, sehingga mulailah berdiri kerajaan-kerajaan tradisionl pada saat itu. Pada umumnya, kategorisasi kerajaan tradisional di Asia Tenggara terbagi dua, yaitu kerajaan-kerajaan agraris dan kerajaan-kerajaan maritim. Kegiatan utama kerajaan-kerajaan agraris adalah pertanian dan banyak tersebar di semenanjung Asia Tenggara. Contoh kerajaan agraris adalah kerajaan Angkor dam kerajaan Funan. Sedangkan untuk kerajaan-kerajaan maritim kegiatan utamanya adalah perdagangan melalui laut. Kerajaan Champa, kerajaan Chih Tu, kerajaan Srivijaya (dikenal Sriwijaya), kerajaan Kejah Tua, kerajaan Majapahit adalah contoh dari kerajaan maritim.
Baik kerajaan agraris maupun maritim memiliki ciri-ciri yang berbeda, tabel berikut menjelaskan perbedaan antara kerajaan agraris dan Maritim.

Tabel 1

Ciri-ciri kerajaan Agraris dan Maritim di Asia Tenggara

Ciri Agraria Maritim
Lokasi[3] ·      Terletak di kawasan pedalaman dekat lembangan sungai yang mempunyai tanah yang subur. ·         Terletak di pesisiran pantai.
Otoritas Raja ·         Dewa Raja, menyamakan kedudukan raja dengan dewa-dewa.

·         Mandat Surga, konsep dari Cina yang menganggap kerajaan yang sesungguhnya hanya ada di surga, tetapi tetap yang melaksananakannya adalah orang-orang di dunia.[4] Setiap orang boleh mencoba keberuntungannya dengan pemberontakan jika dia sangat mengharapkan menjadi kaisar. Apabila pemberontakannya gagal, kemudian yang membuat suatu percobaan dengan jelas tidak memiliki “mandat dari surga” dan biasanya mereka dieksekusi.[5]

·         Ngelmu,

·       Daulat Tuanku,  ekspresi tertinggi tentang kualitas raja, dan kepemilikannya oleh seorang raja merupakan pengabsahan keilahian atas kekuasaannya.[6]  Konsep daulat dalam kehidupan hubungan timbal-balik antara raja dengan rakyat; berkembang selaras dengan konsep durhaka. [7]Karena durhaka pada Raja dipandang sebagai salah satu dosa besar, akan membawa pelakunya ke dalam kerusakan, kebinasaan dan kenistaan.akyat tidak boleh durhaka kepada Sultan, karena mereka telah mengikat janji setia dengan raja sebagai penggembala rakyatnya.[8]
Kegiatan Ekonomi[9] ·         Kegiatan ekonomi yang utama adalah pertanian (Ubi taro, padi sawah dan padi huma). ·      Perdagangan

·      Membuat Kapal

·      Menjalankan Perikanan

Birokrasi[10] ·         Profesional ala Mandarin. ·       Sederhana:

Raja;  Raja Muda/Putera Mahkota; Panglima angkatan bersenjata; syahbandar; bendahara.

Asas[11] ·      Mempunyai sistem pengairan dan empangan. ·         Mempunyai pelabuhan yang menyediakan berbagai kemudahan.

·         Berwujud pelabuhan entrepot(menjalankan kegiatan mengumpul dan mengedar).

·         Barang dagangan yang dikumpul termasuk hasil hutan, rempah ratus, obat-obatan, gaharu, cendana dan dammar.

·         Pedagang asing dari Eropa, Arab, India dan Cina.

Masyarakat ·      Membina empangan dan saluran perairan. ·         Mahir membuat kapal.

·         Menguasai ilmu pelayaran.

·         Mampu berlayar hingga Afrika Timur.

Sumber: Diperoleh dari berbagai sumber

Dari tabel di atas dapat kita lihat berbagai perbedaan karakteristik antara

Kerajaan tradisional agraris dan kerajaan maritim di Asia Tenggara. Berkaitan dengan agama, sebelum abad ke-13, agama Buddha dan Hindu adalah kepercayaan utama di Asia Tenggara sehingga kerajaan-kerajaan di daratan (semenanjung) Asia Tenggara pada umumnya memeluk agama Buddha, sedangkan kerajaan-kerajaan di kepulauan Melayu (Nusantara) umumnya lebih dipengaruhi agama Hindu.[12] Beberapa kerajaan yang berkembang di semenanjung ini, awalnya bermula di daerah yang sekarang menjadi negara-negara Myanmar, Kamboja dan Vietnam.

Berkaitan dengan kontrol pusat terhadap daerah. Kerajaan agraris melakukanya dengan tiga cara, yaitu: (1) Perkawinan, mempersunting wanita yang berasal dari suatu wilayah tertentu untuk kemudian dijadikan istri selir; (2) Magang di keraton; dan (3) kekerasan, dengan melakukan penaklukan atau perang.
Sedangkan untuk struktur sosial, antara kerajaan agraris dan maritim hnay berbeda pada tingkatan ketiga. Di mana untuk kerajaan agraris dalam rakyat terdapat petani. Sedangkan untuk negara maritim pada rakyat bermayoritas pedagang.

Telah dibahas sebelumnya bahwa kerajaan tradisional di Asia Tenggara

terkategorisasi menjadi kerajaan Agraris dan Maritim. Berkaitan dengan kerajaan Agraris, D.G. E. Hall menjelaskan bahwa Funan adalah Kerajaan terawal di Asia Tenggara yang di asaskan pada abad 1 M. Pusat kerajaan sendiri terletak di Vyadhapura. Untuk mengari pertanian, kerajaan Funan telah memiliki saluran dan takungan air yang diperoleh dari sungai Mekong dan persisiran pantai. Selain sebagai sumber air, sungai Mekong menjadi jalan penghubung dalam perdagangan hasil pertanian. Raja pertama kerajaan ini adalah Kaundinya bergelar Kurung Bnam yang artinya artinya adalah Raja Gunung, Gunung suci yang menjadi symbol raja. Jenderal agung ialah Fan Shih-Man. Meskipun kerajaan agraris, kerjaan Funan memiliki pelabuhan utama yaitu Oc-Eo.

Selanjutnya yang masih termasuk kerajaan agraris adalah kerajaan Angkor yang merupakan kerajaan agraria yang kuat dan agung yang terletak di Lembah Sungai Mekong. Sistem pemerintahan berbentuk raja yang mempunyai kuasa mutlak dan dianggap sebagai Devaraja (wakil tuhan untuk memimpin manusia) yang mana dibantu oleh kerabatnya untuk menjalankan pemerintahan. Zaman kegemilangannya ketika Suryavarman II. Agama Hindu-Buddha merupakan agama utama, hal tersebut dibuktikan dengan adanya Angkor Wat. Faktor utama yang menjadi mendukung Angkor menjadi sebuah kerajaan agraria yang kuat ialah kedudukannya yang berhampiran dengan Tasik Tonle Sap. Air Tasik Tonle Sap ini datang dari Sungai Mekong dan sangat penting untuk masyarakat, karena: (1) Sebagai sumber air minuman. (2) Memiliki endapan lumpur yang subur pada musim kemarau. (3). Sumber makana seperti ikan kepada penduduk sekitar. (4) Sebagai sumber utama dalam pengairan sawah.

Berkaitan dengan kerajaan maritim. Nama kerajaan Sriwijaya di Sumatera muncul sebagai kekuasaan dominan yang pertama kali muncul di kepulauan.[15] Di mana raja berkuasa mutlak dan berdasarkan catatan Arab, raja dianggap sebagai Raja di Gunung dan Maharaja di Pulau, serta menteri adalah perantara antara raja dengan rakyat.[16] Berdasarkan prasasti Batu bersurat bertarikh 683 M, di Telaga Batu menyatakan bahwa dari abad ke-5 Masehi, Palembang sebagai ibukota Sriwijaya menjadi pelabuhan besar dan berfungsi sebagai pelabuhan persinggahan (entrepot) pada jalur rempah-rempah (spice route) yang menjalin kerjasama dengan India dan Tiongkok.[17] Sriwijaya juga merupakan pusat pendidikan agama Buddha yang cukup berpengaruh. Komoditi utama Sriwijaya adalah damar, cendana, kapur barus, kemenyan dan lada hitam. Namun, kemajuan teknologi kelautan pada abad ke-10 M membuat pengaruh dan kemakmuran Sriwijaya memudar karena menjadikan para pedagang Tiongkok dan India dapat secara langsung mengirimkan barang-barang, serta membuat kerajaan Chola di India Selatan dapat melakukan serangkaian penyerangan penghancuran terhadap daerah-daerah kekuasaan Sriwijaya.

Sebelumnya, sekitar kurun waktu abad ke-5, munculah kerajaan di semenanjung Tanah Melayu, yaitu kerajaan Kedah Tua atau dikenal juga sebagai Kataha yang dalam catatan I-Ching disebut Cheah-Cha. Pada mulanya pelabuhan utamanya terletak di Sungai Mas namun berpindah ke Lembah Bujang. Di mana pelabuhan Kedah Tua menjadi pusat pertukaran barang-barang dan tempat persinggahan pelayar dari Arab, Persia, India dan Sri Lanka. Komoditi utamanya adalah beras, emas, bijih timah, lada hitam. Sangat dipengaruhi oleh agama Hindu-Buddha, buktinya adalah candi di Lembah Bujang. Kegemilangan Kedah Tua, dibuktikan dengan: (1) penemuan uang perak semasa pemerintahan Sultan al-Mutawakil (tahun 847 – 861 M); (2) Manik dari India; dan (3) Barang dari kaca dari Timur Tengah.

Kerajaan maritim terakhir adalah Majapahit.

Didirikan Raden Wijaya yang menerima pengaruh Hindu-Buddha. Pemerintahan Kerajaan Majapahit berdasarkan atas undang-undang manu yaitu sumber tertulis yang menjelaskan peranan hakim terhadap masyarakat.[19] Raja dibantu oleh Perdana Menteri dan empat orang menteri. Sama seperti kerajaan lainnya, Majapahit juga mengamalkan konsep Devaraja. Zaman kegemilangan kerajaan Majapahit semasa Hayam Wuruk (Raja Senagara) dan Perdana Menterinya Patih Gajah Mada. Majapahit merupakan tempat perdagangan yang utama pada abad ke-15 M. Pedagang yang berkunjung ke Majapahit mayoritas berasal dari Asia Tenggara, China, India dan Timur Tengah. Pelabuhan utamanya adalah Kataha dan Temasik.

Sumber : https://blog.dcc.ac.id/bpupki-sejarah-anggota-tugas-dan-pembentukannya/

UMP 2019 Jabar Rp1.668.372,83

UMP 2019 Jabar Rp1.668.372,83

UMP 2019 Jabar Rp1.668.372,83

 

UMP 2019 Jabar Rp1.668.372,83

BANDUNG

Pemda Provinsi Jawa Barat telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2019 sebesar Rp1.668.372,83, naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp1.544.360,67 atau naik 8,03 persen.

Penetapan UMP ini berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 16 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 6 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

Surat Menteri Ketenagakerjaan Nomor

Selain itu, dasar hukum lainnya yaitu Surat Menteri Ketenagakerjaan Nomor: B.240/M-Naker/PHIJSK-Upah/X/2018 Tanggal 15 Oktober 2018 berkaitan dengan data tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2018, serta Surat Rekomendasi Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat Nomor: 561/34/Z/Depeprov Tanggal 24 Oktober 2018 berkaitan dengan rekomendasi Upah Minimum Provinsi Jawa Barat Tahun 2019.

Sementara formula perhitungan Upah Minimum Provinsi didasarkan pada pertumbuhan ekonomi 5,15 persen dan inflasi nasional 2,88 persen. Dengan demikian kenaikan UMP sebesar 8,03 persen.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, bahwa penetapan UMP ini untuk memastikan semua pekerja di Jawa Barat mendapatkan upah mininal dari angka UMP tersebut. Meskipun pada kenyatannya penetapan UMK di 27 kabupaten/kota biasanya lebih tinggi atau tidak sama dari UMP.

“UMP ini untuk memastikan semua yang bekerja di wilayah Provinsi Jawa Barat tidak kurang dari angka (UMP 2019) yang tadi disebutkan,” kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil dalam jumpa pers yang dikemas dalam acara Japri (Jabar Punya Informasi) di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (1/11/18).

Dengan ditetapkannya Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Barat Tahun 2019, maka Upah Minimum Kabupaten/Kota di daerah Provinsi Jawa Barat harus lebih besar dari Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Barat Tahun 2019. Keputusan ini mulai berlaku pada Tanggal 1 Januari 2019.

Lebih lanjut Emil mengungkapkan bahwa pengupahan yang ideal adalah upah yang diberikan sesuai dengan bidang pekerjaanya. Maka dari itu ada wacana UMP untuk padat karya. “Karena yang padat karya ini industrinya rata-rata tidak sanggup jika disamakan dengan UMK lain,” tutur Emil.

Cabut Pergub Nomor 54 Tahun 2018

Pada kesempatan ini, Gubernur Emil juga mengumumkan bahwa pihaknya mencabut Peraturan Gubernur Nomor 54 Tahun 2018. Hal ini dilakukan karena Pergub tersebut belum sesuai dengan visi dan misi Jabar Juara Lahir Bathin.

“Saya mencabut Pergub Nomor 54 Tahun 2018 sesuai tuntutan buruh,” tukas Emil.

“Setelah saya pelajari memang peraturan itu belum memuat visi misi gubernur baru dan memang ditandatangani sebelum pelantikan kami,” tambahnya.

Untuk itu, Emil menambahkan pihaknya akan membuka ruang dialog terlebih dahulu bagi para buruh untuk mengakomodir poin-poin tertentu yang ada dalam pergub tersebut.

“Kami akan review dalam waktu yang tidak terlalu lama untuk disempurnakan, direvisi untuk dijadikan peraturan yang mengikat kembali,” tandasnya.

Artikel terkait:

ASN Jabar Diminta Berintegritas, Profesional & Melayani

ASN Jabar Diminta Berintegritas, Profesional & Melayani

ASN Jabar Diminta Berintegritas, Profesional & Melayani

 

ASN Jabar Diminta Berintegritas, Profesional & Melayani

BANDUNG

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat tahun ini kembali memberikan BKD Award untuk Manajemen Kepegawaian Baik dan PNS Berpretasi se-Jawa Barat Tahun 2018.

Mewakili Gubernur Jawa Barat, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa memberikan penghargaan ini dalam Malam Anugerah Manajemen Kepegawaian Baik dan PNS Berpretasi se-Jawa Barat Tahun 2018 di Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Rabu malam (31/10/18).

Dalam acara ini

Gubernur berpesan agar ASN di Jawa Barat harus mampu menjawab tantangan zaman melalui integritas, profesional, dan melayani dengan hati.

“Saya berpesan agar ASN (Aparatur Sipil Negara) Jawa Barat harus mampu menjawab tantangan perkembangan, perubahan, dan kebutuhan zaman dengan tetap berintegritas, professional, dan melayani dengan hati,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Iwa Karniwa.

Tahun ini merupakan tahun kelima penyelenggaraan pemberian penghargaan Menajemen Kepegawaian Baik kepada BKD/BKPSDM atau instansi yang menangani urusan kepegawaian se-Jawa Barat dan tahun keempat pemberian penghargaan kepada para PNS berprestasi se-Jawa Barat.

Kepala BKD Jawa Barat Sumarwan Hadi Soemarto

Kepala BKD Jawa Barat Sumarwan Hadi Soemarto mengatakan, bahwa pemberian penghargaan ini terkait pengelolaan manajemen kepegawaian di masa yang akan datang. Dimana prestasi seseorang akan menjadi salah satu bagian atau faktor penilaian bagi pengembangan karirnya.

“Oleh karena itu, pada malam hari ini pemberian hadiah atau pemberian penghargaan kepada instansi dalam rangka bisa lebih memacu untuk mengembangkan tiga hal,” kata Sumarwan dalam laporannya.

Ketiga hal tersebut, yaitu: Manajemen Kepegawaian, Manajemen Pengembangan Karir, dan Inovasi. Untuk itu, diharapkan setiap institusi dan pegawai di lingkungan Pemda Provinsi Jawa Barat dan pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat agar terus berinovasi di bidangnya masing-masing.

Para pemenang BKD Award kali ini mendapatkan penghargaan berupa tropi, piagam penghargaan, dan uang tunai. Selain itu, PNS berpresasi juga mendapat hadiah lain yaitu ibadah Umroh.

Berikut para pemenang BKD Award Tahun 2018

Tingkat Kabupaten/Kota
1. Kategori Pelayanan Kepegawaian Terbaik
Klaster I: Kabupaten Bogor
Klaster II: Kabupaten Kuningan
Klaster III: Kota Depok
2. Kategori Manajemen Karir Terbaik
Klaster I: Kota Bandung
Klaster II: Kota Bekasi
Klaster III: Kota Bogor
3. Kategori Inovasi Terbaik
Klaster I: Kota Bandung
Klaster II: Kabupaten Karawang
Klaster III: Kota Bogor
4. DOB (Daerah Otonomi Baru) Terinspirasi: Kabupaten Pangandaran

Pemenang BKD Award Tingkat Perangkat Daerah

5. Manajemen Kepegawaian Yang Baik OPD Besar
Terbaik Pertama: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
Terbaik Kedua: Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat
6. Manajemen Kepegawaian Yang Baik OPD Kecil
Terbaik Pertama: Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat
Terbaik Kedua: Dinas Pariwisatan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat

PNS Berprestasi Yang Memiliki Inovasi

7. Kategori Jabatan Fungsional Umum:
1. Deden Rudiana, SKM (Analis Perencanaan, Evaluasi & Pelaporan pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat)
2. Ade Kartiwa, S.ST (Koordinator Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bogor pada Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat)
8. Kategori Jabatan Fungsional Tertentu:
1. Ayu Kuswantinah, S.Sos., MT (Perencana Muda pada Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat)
2. Anna Oktavia, ST (Pengawas Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat)
9. Kategori Jabatan Struktural Eselon IV:
1. Dani Dayawiguna, SP., MP (Kepala Seksi Penerapan Teknologi Perbenihan pada Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat)
2. Dwi Yudhi Ginanto Rahman, SP., MAP (Kepala Seksi Integrasi dan Interoperabilitas pada Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat)
3. Erik Wahyu Purwanegara, SP (Kepala Seksi Bina Usaha dan Sarana Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat)
10. Kategori Jabatan Struktural Eselon III:
1. Drs. M.A. Afriandi, MT (Sekretaris pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat)
2. Dr. Drg. Marion Siagian, M.Epid (Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat)
3. Dr. Drs. H. Dudung A Suganda, M.Si (Kepala Balai Pengembangan dan Produksi Benih Perkebunan pada Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat) ( Humas dan Protokol Setda Jabar )

Sumber: https://blog.dcc.ac.id/gelombang-elektromagnetik-sumber-radiasi-materi-dan-makalah-pdf/

Lepas Kontingen Peparda Kota Bogor, Bima Tekankan Semangat dan Mental

Lepas Kontingen Peparda Kota Bogor, Bima Tekankan Semangat dan Mental

Lepas Kontingen Peparda Kota Bogor, Bima Tekankan Semangat dan Mental

 

Lepas Kontingen Peparda Kota Bogor, Bima Tekankan Semangat dan Mental

Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Kota Bogor

Saat mengukuhkan dan melepas kontingen Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Kota Bogor, Wali Kota Bogor, Bima Arya menekankan semangat dan mental adalah hal yang utama dan sangat menentukan.

“Dana dan fisik adalah teknis, semangat dan mental-lah yang menentukan serta mengantarkan kita menuju puncak juara,” tegas Bima dihadapan para atlet dan official Peparda Kota Bogor yang akan bertanding di Peparda Jawa Barat Ke-V 2018 di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Kamis (01/11/2018).

Sudah banyak cerita nyata, tanpa adanya dorongan semangat dan mental tidak mungkin Indonesia mampu melonjak ke peringkat empat dalam pesta olahraga Asian Games 2018.

Kota Bogor

“Insya Allah seluruh warga Kota Bogor mendoakan dan memberikan semangat. Semoga rekan atlet Peparda mampu memberikan hasil yang terbaik, hasil akhir memang membanggakan namun yang utama dan menentukan adalah proses,” beber Bima didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Eko Prabowo dan jajarannya.

Kepada 22 atlet Peparda Kota Bogor

Bima berpesan agar melakukan usaha yang terbaik dan menunjukan kebanggan sebagai atlet Kota Bogor yang berikhtiar secara maksimal. Ia meyakini usaha terbaik yang dilakukan akan memberikan hasil yang terbaik. “Selamat berjuang dan selamat bertanding,” tuturnya.

Selain Kepala Dispora Kota Bogor

Eko Prabowo turut mendampingi Plt. Asisten Ekbang Kesra Setda Kota Iman dan Ketua National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kota Bogor Agus Ruyadi.

Sebanyak 57 orang resmi dikukuhkan Wali Kota Bogor

Bima Arya di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor dengan rincian, 22 atlet di 9 cabang olahraga (cabor) didampingi 9 pelatih dan 26 orang pendamping. Peparda Jawa Barat Ke-V 2018 akan dilaksanakan di Kabupaten Bogor selama 10 hari mulai 4-13 November 2018 yang pembukaannya dilaksanakan di Stadion Mini Cibinong.

 

 

Sumber: https://blog.dcc.ac.id/jenis-dan-fungsi-jaringan-tumbuhan-beserta-gambarnya/

Kata Mutiara Persahabatan Sejati Islami Terbaru

Kata Mutiara Persahabatan Sejati Islami Terbaru

Kata Mutiara Persahabatan Sejati Terbaru

Kata Mutiara Persahabatan Sejati Islami Terbaru
Kata Mutiara Persahabatan Sejati Islami Terbaru

Kata Mutiara Persahabatan – Mencari seorang sahabat lebih susah dibanding mencari seorang teman, karena sahabat ada ketika kita susah dan senang. Dengan rasa senang hati dia akan membantu kita dan tanpa pamrih apapun, karena memang seperti itulah sifat seorang sahabat yang sesungguhnya.

Berikut ini admin bagikan kumpulan kata mutiara persahabatan yang menyentuh hati dan dapat menjadi inspirasi buat kita semua. Kirimi sahabat sobat dengan kata mutiara sahabat berikut ini.

Kata kata Mutiara Persahabatan 1

Manusia yang paling lemah ialah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia – nyiakannya. (Ali bin Abi Thalib)

Manusia yang paling lemah ialah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyiakannya. (Ali Bin Abu Thalib)

Teman sejati adalah ia yang bersedia masuk dalam kehidupanmu saat seluruh dunia berjalan meninggalkanmu. (Walter Winchell)

Ribuan lilin dapat dinyalakan dari satu lilin, dan lilin kehidupan tidak dapat dipersingkat. Kebahagiaan tidak pernah berkurang dengan berbagi. (Buddha)

Sebuah siklus takkan pernah berakhir. Kau takkan bisa mengganti yang tak tergantikan. Dan saat kau mencoba, lingkarannya akan lebih besar. Aku hanya ingin menyusurinya. (Sarah Mirabile)

Matamu adalah jendela hatimu. (Anonim)

Jika anda mahu membuat sesuatu, anda akan cari jalan. Jika anda tidak mahu membuat sesuatu, anda akan cari alasan. (Adrieasa)

Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya. (Adrieasa)

Kata kata Mutiara Persahabatan 2

Mungkin diam itu suatu jawapan yang baik atau mungkin pula teguran dan nasihat yang baik. (Adrieasa)

Jangan sesekali menyalahkan kesilapan diri sendiri kepada orang lain kerana orang yang tidak mengakui kelemahan diri sukar untuk berjaya. (Adrieasa)

Dari kesusahan itu akan diperolehi kesenangan dan kebahagiaan, seperti durian berduri kerana sedap isinya, kulit manggis pahit sebab manis di dalamnya dan bunga ros berduri kerana harum baunya (Adrieasa)

Terapi penyembuhan terbesar adalah persahabatan dan cinta. (Hubert Humprey)

Jika Anda tak dapat memahami teman dalam semua keadaan maka Anda tak akan pernah dapat memahaminya sampai kapan pun. (Kahlil Gibran)

Keeratan persahabatan tidak bergantung pada lamanya berkenalan. (Rabindranath Tagore)

Setangkai bunga mawar bisa menjadi kebunku… seorang teman, duniaku. (Leo Buscaglia )

Mungkin bagi Dunia kamu hanya seseorang , tapi mungkin bagi seseorang kamu adalah Dunia. (Anonim )

Jika kamu menghakimi semua orang, maka kamu tidak punya waktu untuk mengasihi mereka. (Mother Teresa)

Seorang teman akan bersamamu disaat senang… Tetapi seorang SAHABAT akan bersamamu disaat senang maupun susah. Dan apabila kamu merasa gundah, ia dapat membuatmu tersenyum hanya dengan sebuah pelukan (Kathrine)

Pukulan dari sahabatmu lebih baik daripada ciuman dari musuhmu. (Phytagoras)

Sahabat paling baik dari kebenaran adalah waktu, musuhnya yang paling besar adalah prasangka, dan penggiringnya yang paling setia adalah kerendahan hati. (Caleb Charles Colton)

Tidak peduli siapa yang menghancurkan hati, atau berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyembuhkan, Anda tidak akan bisa melewatinya tanpa teman. (Anonim)

Kata kata Mutiara Persahabatan 3

Tidak ada jarak tempat atau selang waktu yang dapat mengurangi persahabatan dari mereka yang benar-benar meyakini nilai masing-masing. (Robert Southey)

Jangan cemas dengan selamat tinggal. Perpisahan diperlukan sebelum Anda dapat bertemu lagi. Dan bertemu lagi setelah sesaat atau seumur hidup, sudah pasti bagi para sahabatnya. (Richard Bach)

Berjalan dengan seorang teman di kegelapan lebih baik daripada berjalan sendirian dalam terang. (Helen Keller)

Anda dapat memberikan sesuatu tanpa rasa kasih, tetapi Anda tidak dapat mengasihi tanpa memberi. (Anonim)

Apakah sahabat itu? Satu jiwa yang berada dalam dua tubuh yang berbeda. (Aristotle)

Persahabatan dimulai pada saat seseorang berkata kepada seorang yang lain, “Apa! Anda mengalaminya juga? Saya kira, hanya saya seorang diri yang mengalaminya” (C. S. Lewis)

Persahabatan adalah satu pemahaman dalam dua tubuh (Mencius)

Burung butuh sarang, laba-laba butuh jaring, manusia butuh persahabatan. (William Blake)

Orang yang hebat bertindak sebelum berkata dan dia berkata selaras dengan tindakannya (Adrieasa)

Baca juga artikel lainnya:

Panduan Cepat Microsoft Word untuk Android Phone

Panduan Cepat Microsoft Word untuk Android Phone

Panduan Cepat Microsoft Word untuk Android Phone

Panduan Cepat Microsoft Word untuk Android Phone
Panduan Cepat Microsoft Word untuk Android Phone

1. Top Fitur di Microsoft Word untuk Android Phone

 
Microsoft Word untuk Android Phone adalah versi mobile gratis dari Microsoft Word dan memungkinkan Anda untuk membuka, melihat, menulis, dan mengedit dokumen pada perangkat dengan ukuran layar 10.1inch (atau lebih kecil).

2. User Interface dan Desain di Microsoft Word untuk Android Phone

Jika Anda menggunakan Office pada desktop, Word versi terbaru (Juni 2015) untuk Android Phone mungkin menjadi versi paling mirip untuk ponsel.

Dengan mengintegrasikan sentuhan ke familiar tools dan ribbon interface, Word untuk Android memudahkan untuk membuat dan bekerja dengan dokumen saat bepergian. Navigasi lurus ke depan dan dimaksimalkan untuk digunakan dengan satu tangan.

3. Cara Kolaborasikan Dokumen Menggunakan Word untuk Android Phone

 
Microsoft Word untuk Android Phone termasuk fitur Track Changes termasuk comment dan markup, yang berarti Anda dapat mengkolaborasi atau menggabungkan dokumen.

4. Gunakan Reflow untuk Pengalaman E-book di Microsoft Word untuk Android Phone

Fitur Reflow Microsoft Word untuk Android Phone, yang berarti membaca dokumen sama seperti navigasi e-book. Cukup menggeser melalui layar untuk melihat layout dan konten.

5. Gunakan Touch untuk Create Teks box, Charts, dan Lainnya di Word untuk Android Phone

Anda juga dapat membuat atau mengedit grafik dan objek lain di Word menggunakan versi aplikasi gratis untuk Android Phone.

Aplikasis Touch command menjadikan lebih mudah untuk bekerja dengan gambar, grafik, Text boxes, dan elemen dokumen lainnya.

6. Cara Akses dan Share Dokumen Word dari Android Phone Anda

Anda dapat menyimpan dokumen Microsoft Word untuk Windows Phone (atau dapat membuka dari) account penyimpanan cloud seperti OneDrive, OneDrive for Business, Google Drive, SharePoint, Box, dan Dropbox.

Dengan begitu, Anda dapat bekerja pada desktop Anda kemudian melanjutkan di Ponsel Android Anda, misalnya. Word untuk Android Phone melanjutkan pada bagian mana yang Anda tinggalkan.

Jika Anda ingin share dokumen Word Anda, Anda dapat melakukannya dengan mengirimkan melalui email sebagai attachment atau hyperlink.

7. Gunakan Free Pre-made Template di Microsoft Word untuk Android Phone

Anda dapat menemukan template untuk membuat dokumen di mana saja dengan memulai dokumen baru di Microsoft Word untuk Android Phone.

Ini akan membantu Anda menghemat waktu, apakah Anda sedang membuat sesuatu yang sederhana seperti to-do list atau laporan yang lebih rumit.

8. Dapatkan Top File Compatibility pada Microsoft Word untuk Android Phone

Dokumen Microsoft Word untuk Phone Android yang kompatibel dengan versi desktop. Anda bahkan mungkin dapat membuka dokumen dalam format nonMicrosoft.

Anda mungkin mengalami sedikit masalah pada tata letak (layout), tapi Microsoft telah meyakinkan pengguna bahwa secara umum, konten doc Anda seharusnya terlihat sama tidak peduli apa komputer atau perangkat yang Anda gunakan untuk melihatnya.

9. Instal Aplikasi Microsoft Word Gratis yang Terbaru untuk Android Phone

Setiap aplikasi dari Microsoft Office untuk Android Phone harus didownload secara terpisah.
Instal Microsoft Word for Android Phone from Google Play

Anda akan diminta untuk masuk ke Akun Microsoft Anda untuk bekerja dengan dokumen. Sign-in ini tidak diperlukan jika hanya melihat dokumen.

Perhatikan bahwa untuk men-download dan menggunakan aplikasi ini Anda perlu menjalankan KitKat 4.4.x atau diatasnya dan memiliki 1 GB RAM.

Tips Terbaik Budidaya Udang Vannamei

Tips Terbaik Budidaya Udang Vannamei

Tips Terbaik Budidaya Udang Vannamei

Tips Terbaik Budidaya Udang Vannamei
Tips Terbaik Budidaya Udang Vannamei

Udang adalah binatang yang hidup di perairan, Khususnya, Sungai, Laut, Dan Danau. Udang dapat di temukan di hampir semua genangan air yang berukuran besar, Baik itu di air tawar Air payau, maupun air asin pada kedalaman bervariasi, Dari dekat permukaan hingga beberapa ribu meter di bawah permukaan.

Banyak crustaceae yang di kenal dengan nama Udang, Misalnya mantis shrimp dan mysid shrimp, Keduanya berasal dari kelas Malacostraca sebagai udang sejati. Tetapi berasal dari ordo yang berbeda, Yaitu, (Stomatopoda) Dan (Mysidaceae). Triops longicaudatus dan triops cancriformis juga merupakan hewan populer di air tawar, Yang di sebut dengan udang. Walaupun mereka berasal dari Notostraca, Kelompok yang tidak berhubungan.

Udang Vannamei

Udang Vannamei (LitopenaeusVannamei) Merupakan salah satu jenis udang introduksi yang Akhir-akhir ini sangat banyak di minati, karena mamiliki keunggulan, Seperti tahan dari penyakit. Pertumbuhanya cepat (Masa pemeliharaan 100-110 hari) Sintasan (Tingkat Kelulushisupan) selama pemeliharaan tinggi dan nilai konversi pakan (FCR-Nya) rendah (1:1,3). Namun demikian pembudidaya udang yang modalnya terbatas masih menganggap bahwa udang vannamei tersebut hanya dapat di budidayakan secara intensif. Ternyata tidaklah sepenuhnya itu benar, Karena hasil kajian menunjukkan bahwa udang vannamei juga dapat di produksi dengan pola tradisional. Bahkan dengan pola tradisional petambak dapat menghasilkan ukuran panen yang lebih besar sehingga harga perkilogramnya menjadi lebih Mahal.

Teknologi yang tersedia pada saat ini masih untuk pola intensif, Pada hal luas areal pertambakan di Indonesia yang mencapai sekitar (360.000 ha, %) Di garap oleh petambak yang kurang mampu. Informasi teknologi pola tradisional plus untuk budidaya udang vannamei sampai saat ini masih sangat terbatas. Di harapkan dengan adanya brosur ini dapat menambah wawasan pengguna dalam mengembangkan budidaya udang vannamei pola tradisional plus. Berikut di bawah ini Tips Terbaik Budidaya Udang Vannamei.

Persiapan Tambak

1. Pengeringan (Pengolahan Tanah Dasar) : Air dalam tambak di buang, Dan Ikan-ikan liar di brantas dengan saponin, Lalu genangan air yang masih tersisa di beberapa tempat haruslah di pompa keluar, Kemudian Bak di keringkan sampai Retak-retak Jika perlu dengan cara di traktor sehingga H²S menghilang karena teroksidasi. Pengeringan secara sempourna juga dapat membunuh bakteri patogen yang ada di peralatan Tambak.

2. Pemberantasan Hama : Pemberantasan Ikan-ikan dengan sapion 15-20ppm (7,5-10 kg/ha) Dengan tinggi air tambak 5 cm.

3. Pengapungan Dan Pemupukan : Untuk menunjang perbaikan kualitas tanah dan air di lakukan pemberian kapur bakar (CaO), 1000 kg/ha Dan kapur pertanian sebanyak (320 kg/ha). Kemudian masukkan air ke tambak sehingga tambak menjadi Macak-macak, kemudian di lakukan pemupukan dengan pupuk urea (150 kg/ha) Dan pupuk kandang (2000 kg/ha).

4. Pengisian Air : Pengisian air di lakukan setelah seluruh persiapan dasar tambak telah rampung, Dan air di masukkan kedalam tambak secara bertahap. Lalu ketinggian air tersebut di biarkan di dalam tambak selama 2-3 minggu dan sampai kondisi air Benar-benar siap di beri benih Udang. Tinggi air di petak pembesaran di upayakan (≥1,Om).

Penebaran

Penebaran benur udang vannamei di lakukan setelah plangton tumbuh baik (7-10 hari) setelah penumpukan. Benur vannamei yang di pergunakan adalah PL10 – PL12 berat awal (0,001g/ekor) di peroleh dari hatchery yang telah mendapat rekomendasi bebas patogen, Spesific Pathogen Free (SPF). Kreteria benur vannamei yang bagus dan baik adalah Mencapai ukuran PL – 10 atau organ ingsangya telah Sempurna, Seragam atau rata, Tubuh benih dan usus terlihat jelas, Berenang melawan arus.

Sebelum benuh di tebar terlabih dahulu di lakukan aklimatisasi terhadap suhu dengan cara mengapungkan kantong yang berisi benuh di tambak dan menyiramnya dengan Berlahan-lahan. Sedangkan aklimatisasi terhadap salinitas di lakukan dengan membuka kantong, Dan di beri sedikit demi sedikit air tambak selama 15020 menit.

Selanjutnya kantong benur di miringkan dan berlahan lahan benur vannamei akan keluar dengan sendirinya. Pemberian benur vannamei di lakukan pada saat di siang hari. Padat penebaran untuk pola tradisional tampa pakan tambahan dan hanya mengandalkan pupuk susulan 10% dari pupuk awal adalah (1-7 ekor/m²). Sedangkan apabila menggunakan pakan tambahan pada di bulan ke 2 pemeliharaan. Maka di sarankan dengan padat tebar (8-10 ekor/m²).

Pemeliharaan

Selama pemeliharaan, Di lakukan monitoring kualitas air memiliki : Suhu, Slinitas, Transparasi, pH dan kedalaman air dan oksigen setiap hari. Selain itu juga, dilakukan pemberin pemupukan urea dan TPS susulan setiap 1 minggu sebanyak 5-10% dari pupuk awal. (Urea 150kg/h)dan hasil fermentasi probiotik yang di berikan seminggu sekali, Guna menjaga ke stabilan plangton dalam tambak.

Pengapuran susulan dengan dolomit super dilakukan apabila pH berfluktuasi. Dan pakan di berikan pada hari ke 70 dimana pada saat itu dukungan pakan alami (plangton) telah berkurang atau pertumbuhan udang mulai lambat. Dosis pakan yang di berikan 5-2% dari biomassa udang  dengan frekuensi pemberian 3 kali/hari yakni (30% pada jam 7.00 dan 16.00 serta 40%pada jam 22.00).

Pergntian air yang pertama kali di lakukan setelah udang berumur 60 hari dengan volume pergantian 10% dari volume total. sedangkan pda bukan berikutnya hingga panen, volume pergantian air di tingkatkan mencapai 15-20% pada setiap priode pasang. Sebelum umur pemeliharan mencapai 60 hari hanyaa di lakukan penambahan air sebanyak yang berkurang atau hilang akibat penguapan atau rembesan. Kualitas air yang layak untuk pembesaran vannmei adalah silinitas optimal 10-25 ppt (Toleransi 50 ppt). Suhu 28-31 derajat C, Oksigen 4 ppm, Amoniak 0,1 ppm, Dan pH 7,5-8,2 Dan H²S 0,003 ppm.

Panen

Panen harus mempertimbangkan aspek harga, Pertumbuhn dan kesehatan udang. Dan panen di lakukan setelah umur pemeliharaan (100-110 hari). Perlkukan sebelum panen adalah pemberian kapur dolomit sebanyak (80 kg/ha) Dan (Tinggi air tambak 1 m), Dan mempertahankan ketinggian air (Tidak ada pergantian air) Selama 2-4 hari yang bertujuan agar udang tidak mengalami Ganti kulit atau (Molting) pada saat panen. Selain dari itu di persiapkan peralatan panen yang berupa keranjang Panen. Dan jaring di pasang di di puntu air, Jala lempar, stiroform, Ember, Baskon, Dan lampu penerangan di lakukan dengan menurunkan volume air secara grafitasi dan di bantu pengeringan dengan Pompa.

Bersaamaan dengan aktifitas tersebut juga dilakukan penangkapan udang dengan Jala. Sebaiknya panen di lakukan pada malam hari, Yang bertujun untuk mengurangi resiko kerusakan mutu Udang, Karena udang hasil panen sangat peka terhadap sinar matahari lansung. Dan udang hasil panen (tangkapan) juga harus di cuci dan di rendam kedalam Es. Selanjutnya di bawa ke cold storage. Dengan pola tradisional plus produksi Udang Vannamei 836-1050 kg/ha/musim tanam dengan sintasan 60-96%, Ukuran panen antara (55-65 ekor/kg).

15 Persen Pelajar di Kota Bogor Perokok, Ini Kata Dinkes

15 Persen Pelajar di Kota Bogor Perokok, Ini Kata Dinkes

15 Persen Pelajar di Kota Bogor Perokok, Ini Kata Dinkes

 

15 Persen Pelajar di Kota Bogor Perokok, Ini Kata Dinkes

Kepala Dinas Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Rubaeah menyatakan, 15 persen pelajar di kota hujan merupakan perokok. “Pelajar di Kota Bogor jumlahnya 11 ribuan. Sekitar 15 persennya perokok, baik laki-laki maupun perempuan. Ini data hasil penelitian tahun 2016,” ungkapnya di sela kampanye #TeuHayangNgarokok dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-54 di Taman Ekspresi, Sempur, Sabtu (24/11/2018).

Karena itu, lanjut Rubaeah

pihaknya menaruh perhatian yang besar terhadap generasi yang akan datang sesuai program pemerintah dan nawacita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, salah satunya ingin mewujudkan masyarakat yang berkualitas dan sehat tanpa asap rokok.

Pemerintah Kota Bogor

“Untuk itu Pemerintah Kota Bogor berkomitmen mengendalikan tembakau di wilayah Kota Bogor. Melalui kegiatan hari ini kita berharap kehadiran semuanya mendukung komitmen kita,” harapnya.

Ia menambahkan, sejak 2009 Kota Bogor telah mengendalikan tembakau dengan diterbitkan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Perda KTR) nomor 12 Tahun 2009. Perda tersebut untuk melindungi para perokok pasif, anak-anak, para ibu dan wanita.

Lebih jauhnya ingin mencegah perokok pemula dimana para generasi muda khususnya para siswa siswi sudah tertarik dengan rokok melalui adanya iklan-iklan rokok dan lingkungan perokok. “Untuk itu perlu adanya pencegahan agar kita memiliki generasi yang berkualitas, bermutu dan sehat,” ujarnya.

Untuk mencegah para siswa agar tidak merokok, lanjut dia

Dinkes mempersiapkan program yang tujuannya menangani para perokok yang masih usia sekolah salah satunya Focus Group Discussion (FGD) di sekolah-sekolah. Setiap pekan, Duta Muda Sehat Kota Bogor melakukan sosialisasi dan memberikan informasi serta penyuluhan akan bahaya merokok, menghindari lingkungan yang penuh rokok dengan menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan.

Dinkes Kota Bogor

Dinkes Kota Bogor bertekad untuk para generasi muda Kota Bogor dari bahaya rokok melalui penyuluhan-penyuluhan ke sekolah-sekolah.Hal ini menurut Rubaeah diperlukan mengingat para pelajar memiliki kerentanan akan menjadi sasaran rokok.

 

Artikel Terkait: