Sejarah Jaringan Komputer

Pendidikan

Sejarah Jaringan Komputer Sejarah jaringan komputer global ( dunia ), dimulaipada tahun 1969, ketika Departemen Pertahan Amerika, membentuk Defense Advance Research Projects Agency ( DARPA ) yang bertujuan mengadakan riset mengenai ‘cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik’. Program riset ini kemudian dikenal dengan nama ARPANET ( Advance Research projects Agency Network ). pada

Mahasiswa UGM produksi ribuan lampu darurat buatan sendiri

Teknologi

Mahasiswa UGM produksi ribuan lampu darurat buatan sendiri Dua mahasiswi Universitas Gadjah Mada berhasil mengembangkan lampu darurat hemat energi yang sudah diproduksi sendiri hingga ribuan unit dan dipasarkan ke berbagai daerah. Lampu yang diberi nama La Helist (Lampu Hemat Listrik) itu dikembangkan mahasiswi jurusan Teknik Mesin UGM Fadhiela Noer Hafiezha (20) dan mahasiswi pascasarjana Fakultas

Samsung Galaxy S10 akan pakai Wi-Fi 6

Teknologi

Samsung Galaxy S10 akan pakai Wi-Fi 6   Samsung Galaxy S10 akan menjadi salah satu smartphone pertama yang mendukung kecepatan Wi-Fi 6. Pengajuan regulasi dari Samsung mengungkapkan bahwa tiga model ponsel itu akan mencakup dukungan untuk standar Wi-Fi baru itu. Meski demikian peningkatan kecepatan internet itu sepertinya belum bisa segera dirasakan. Sampai sekarang hampir tidak

Google blokir pengembang aplikasi Android China karena penipuan iklan

Teknologi

Google blokir pengembang aplikasi Android China karena penipuan iklan Google memblokir pengembang China populer di Google Play Store dan secara sistematis menghapus puluhan aplikasinya setelah BuzzFeed dan peneliti keamanan menemukan bahwa pengembang itu melakukan penipuan iklan dan menyalahgunakan izin pengguna. DO Global, yang sebagian dimiliki Baidu, ditemukan telah memproduksi klik iklan palsu untuk mendapatkan penghasilan,

Menristekdikti: tenaga kerja harus menguasai teknologi

Teknologi

Menristekdikti: tenaga kerja harus menguasai teknologi Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir mengatakan tenaga kerja atau buruh harus mempelajari dan menguasai teknologi untuk mampu bersaing di tengah kompetisi daya saing sumber daya manusia. “‘Buruh harus ditingkatkan kompetensinya, kalau kompetensinya membaik dia akan mendapatkan kesempatan baik, maka buruh itu harus memanfaatkan teknologi,” kata Menteri

Indonesia bersiap ikuti olimpiade fisika di Latvia

Teknologi

Indonesia bersiap ikuti olimpiade fisika di Latvia Tim Indonesia fokus dalam mempersiapkan diri mengikuti Olimpiade Fisika Internasional di Latvia pada akhir Mei 2019. Anggota Tim Fisika Indonesia Dr Syamsu Rosid di Makassar, Minggu mengatakan memilih lima wakil terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia untuk masuk memperkuat tim Indonesia di ajang Internasional tersebut. “Seperti biasa, kami

Penerimaan Pada Provinsi Jawa Tengah

Penerimaan Pada Provinsi Jawa Tengah

Pendidikan

Penerimaan Pada Provinsi Jawa Tengah Tahun 2004-2008 No Jenis Pendapatan / Penerimaan 2004 2005 2006 2007 2008 1 Pendapatan Asli Daerah 1,865,391,195,285 2,490,643,742,644 2,630,621,265,217 2,932,805,174,711 3,698,843,477,590 2 Dana Perimbangan 789,076,686,943 807,132,657,515 1,185,860,715,632 1,419,342,557,332 1,504,413,993,419 3 Lain – lain Pendapatan yang sah 229,132,000,000 229,063,000,000 1,985,971,300 11,364,864,000 157,138,000 Pada tahun 2004 pendapatan asli daerah di jawa tengah

METODE PEMECAHAN MASALAH

METODE PEMECAHAN MASALAH

Pendidikan

METODE PEMECAHAN MASALAH Penulis mengkaji kinerja kemampuan keuangan Provinsi Jawa Tengah selama periode 2004-2008. Kajian ini menggunakan data sekunder dengan jenis data time series yang bersumber dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk kurun waktu 2004-2008. PEMBAHASAN Anggaran merupakan pedoman tindakan yang akan dilaksanakan pemerintah meliputi rencana pendapatan, belanja, transfer, dan pembiayaan yang diukur dalam satuan rupiah,yang

Pertambangan Gas Bumi

Pertambangan Gas Bumi

Pendidikan

Pertambangan Gas Bumi Penerimaan pertambangan gas bumi yang dihasilkan dari wilayah daerah yang bersangkutan setelah dikurangi dengan komponen pajak dan pungutan lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dibagi dengan imbangan: 1. 69.5% untuk pemerintah pusat 2. 30.5% untuk daerah, dengan rincian: a. 6% untuk propinsi yang bersangkutan b. 12% untuk kabupaten/kota penghasil c. 12% dibagikan untuk