Candidiasis

Candidiasis

Candidiasis yakni suatu infeksi karena jamur candida, jamur ini mempunyai banyak jenis, akan tetap jenis paling menginfeksi manusia yakni candida albicans dimana dapat menyerang di bagian tertentu pada tubuh manusia seperti mulut ialah paling umum mengalami infeksi. Faktor penyebab terkena sistem imun lemah, dan penderita diabetes juga lebih rentan terkena indeksi candidiasis.

  1. Vitiligo (Vitiligo)

Vitiligo yaitu salah satu jenis penyakit kulit yang langka, karena dapat membuat penderita kehilangan pigmen pada kulit. Faktor resiko penyebab vitiligo yakni memiliki penyakit kronis seperti diabetes, faktor genetika, stes, terbakar matahari.

Hypohidrosis (Anhidrosis)

Hypohidrosis atau disebut (anhidrosis) yakni jenis penyakit kulit langka, karena penderita tidak mampu berkeringat secaa normal, penyakit ini berbahaya yang berakibat buruk bagi penderita. Faktor resiko penyebab penyakit ini bisa karena umur semakin tua, gangguan kulit, faktor genetik dan saluran keringat yang tersumbat. Gejala dari penyakit ini biasanya merasakan panas, kepala pusing, kelemahan, sedikit mengeluarkan keringat.

  1. Lepra (Kusta)

Lepra disebut (kusta) / Hansen salah satu jenis penyakit kulit pada manusia. Bakteri penyebab lepra yakni mycobacterium leprae. Faktor resiko terkena kusta yakni penularan pada penderita, penularan pada hewan, sistem imun menurun.

  1. Selulitis

Selulitis yaitu salah satu infeksi kulit yang dapat menimbulkan peradangan dibawah kulit. Bakteri penyebab selulitis yakni staphylococcus serta streptococcus. Faktor resiko terkena infeksi selulitis yakni memiliki ruam kulit, luka oprasi, gigitan hewan sehingga bakteri dapat masuk melalui luka tersebut.

  1. Impetigo

Impetigo banyak macamnya seperti impetigo bulosa dan impetigo non bulosa yaitu salah satu jenis penyakit kulit disebabkan bakteri banyak menyerang pada anak-anak/bayi. Umumnya infeksi bulosa dapat tumbuh di leher, lengan, pinggang, sedangkan non bulosa dapat tumbuh di hidung atau pada mulut. Bakteri penyebab impetigo ada dua yakni Streptococcus pyogenes serta Staphylococcus aureus.

SUmber: https://www.gurupendidikan.co.id/usaha-barbershop/