HUKUM MENGELUARKAN ZAKAT DENGAN NILAI (UANG)

HUKUM MENGELUARKAN ZAKAT DENGAN NILAI (UANG)

Agama

HUKUM MENGELUARKAN ZAKAT DENGAN NILAI (UANG) Hukum Zakat Hukum asal zakat adalah mengeluarkan zakat sesuai dengan yang telah ditentukan oleh syariat, akan tetapi diperbolehkan jika dia tidak bisa mendapatkan batasan zakat yang dikeluarkan atau memang ada kondisi yang mendesak maka diperbolehkan mengeluarkan zakat senilai kadar zakat yang harus dikeluarkan. Hal ini berdasarkan dalil nash, atsar

ZAKAT PROFESI DAN KETENTUANNYA

ZAKAT PROFESI DAN KETENTUANNYA

Agama

ZAKAT PROFESI DAN KETENTUANNYA Dasar Hukum Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya: “dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.” (QS. Adz Dzariyat:19) Orang miskin yang tidak mendapat bagian Maksudnya ialah orang miskin yang tidak meminta-minta. Terjemahnya: “…dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah

ZAKAT SAHAM DAN SURAT BERHARGA

ZAKAT SAHAM DAN SURAT BERHARGA

Agama

ZAKAT SAHAM DAN SURAT BERHARGA A. Zakat Saham 1. Hukum Saham ada dua, yakni: a. Saham yang dikeluarkan oleh perusahaan atau lembaga yang diharamkan atau bergerak di usaha yang haram, atau termasuk ke dalam tolong menolong dalam dosa dan pelanggaran, maka ini diharamkan. Hal ini berdasarkan Firman Allah Ta’ala: Terjemahnya: “…jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa

Sejarah Tarekat Naqsyabandiyah

Sejarah Tarekat Naqsyabandiyah

Agama

Sejarah Tarekat Naqsyabandiyah Sobat, pada saat sang Nabi Allah Muhammad SAW masih hidup, ajaran Agama Islam begitu murni. Demikian halnya saat Islam dipimpin oleh para sahabat-sahabat Nabi. Namun ketika memasuki abad pertama hijriyah, muncul istilah teologi, kemudian menyusul pada abad kedua kajian tentang tasawwuf. Sesudah abad kedua hijriyah, gologan sufi mengamalkan amalan – amalan dengan

Polemik Ucapan Selamat pada Hari Raya Ied

Polemik Ucapan Selamat pada Hari Raya Ied

Agama

Polemik Ucapan Selamat pada Hari Raya Ied Perlu diketahui bahwa telah terdapat berbagai riwayat dari beberapa sahabat radhiyallahu ‘anhum bahwa mereka biasa mengucapkan selamat di hari raya di antara mereka dengan ucapan “Taqobbalallahu minna wa minkum” (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian). فعن جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ قَالَ : كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ