Kesimpulan Manajemen Data

Kesimpulan Manajemen Data

Kesimpulan Manajemen Data

Kesimpulan Manajemen Data
Kesimpulan Manajemen Data

Manajemen Data Sisi klien

Manajemen data ini dapat diaplikasikan pada aplikasi mainframe yang sangat besar untuk membagi beban proses loading antara client dan server. Dalam perkembangannya, client server dikembangkan oleh dominasi perusahaan-perusahaan software yaitu Baan, Informix, Microsoft, dll. Istilah tier dalam server adalah untuk menjelaskan pembagian sebuah aplikasi yang melalui client dan server. Pembagian proses kerja adalah bagian uatama dari konsep client / server saat ini.

 

Manajemen Data sisi Server

Manajemen Data yang terjadi pada sisi server dapat kita pahami pada versi DBMS dibawah ini. MODBMS (Moving Object DBMS) adalah sebuah DBMS yang menyimpan dan mengelola informasi lokasi serta dinamis lainnya informasi tentang obyek bergerak.

 

MODBMS memungkinkan seseorang untuk mewakili benda-benda bergerak

dalam database dan untuk menanyakan pertanyaan tentang gerakan tersebut. Daerah MODBMS merupakan bidang yang belum dijelajahi relatif terhadap RDBMS atau DBMS Spasial di mana beberapa karya yang telah dilakukan dalam standarisasi dan komersialisasi.

 

Manajemen DataBase sistem perangkat bergerak

Komunikasi data bergerak, misalnya untuk akses internet. Pengenalan WAP (Wireless Application Protocol) telah menunjukkan potensi sebagai layanan internet nirkabel/ WAP merupakan protocol global terbuka yang memungkinkan para pengguna mengakses layanan-layanan on-line dari layar kecil pada telepon genggam dengan menggunakan built-in browser.


Baca Juga :

Manajemen DataBase sistem perangkat bergerak

Manajemen DataBase sistem perangkat bergerak

Manajemen DataBase sistem perangkat bergerak

Manajemen DataBase sistem perangkat bergerak
Manajemen DataBase sistem perangkat bergerak

Pesatnya perkembangan bagi komunikasi bergerak mendorong para operator

layanan berlomba untuk memperkaya macam layanannya guna menambah pemasukan bagi perusahaanya. Komunikasi data bergerak, misalnya untuk akses internet. Pengenalan WAP (Wireless Application Protocol) telah menunjukkan potensi sebagai layanan internet nirkabel/ WAP merupakan protocol global terbuka yang memungkinkan para pengguna mengakses layanan-layanan on-line dari layar kecil pada telepon genggam dengan menggunakan built-in browser. WAP bekerja pada berbagai teknologi jaringan bergerak, yang memungkinkan pasar missal bagi penciptaan layanan data bergerak.

 

Karakteristik manajemen database sistem perangkat bergerak :

1. Memungkinkan untuk menginstal di dalam embedded devices
2. Replika Data dan sinkronisasi ke Database perusahaan tradisional

Contoh dari layanan bergerak adalah

GPRS. GPRS merupakan system transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip ‘tunnelling’. GPRS tidak menawarkan laju data tinggi yang memadai untuk multimedia nayata, tetapi GPRS merupakan kunci untuk menghilangkan beberapa batas pokok bagi layanan-layanan data bergerak.Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan bahwa GPRS merupakan teknologi kunci untuk data bergerak :

Memperkaya utility investasi untuk perangkat GSM yang sudah ada.

• Merupakan teknologi jembatan yang bagus menuju generasi ke 3.
• Mampu memanfaatkan kemampuan cakupan global yang dimiliki GSM.
• Menghilangkan atau mengurangi beberapa pembatas bagi akses data bergerak.
• Memiliki laju data sampai 115 kbps yang berarti dua kali lipat daripada koneksi ‘dial up’ 56 kbps yang berlaku.
• Menampakan diri sebagai komunikasi yang ‘selalu’ terhubung sehingga memiliki
• Waktu sesi hubungan yang pendek dan akses langsung ke internet.


Sumber: https://penirumherbal.co.id/

Manajemen Data sisi Server

Manajemen Data sisi Server

Manajemen Data sisi Server

Manajemen Data sisi Server
Manajemen Data sisi Server

Manajemen Data yang terjadi pada sisi server dapat kita pahami pada versi DBMS dibawah ini.

MODBMS (Moving Object DBMS)

MODBMS (Memindahkan Obyek DBMS) adalah sebuah DBMS yang menyimpan dan mengelola informasi lokasi serta dinamis lainnya informasi tentang obyek bergerak. MODBMS memungkinkan seseorang untuk mewakili benda-benda bergerak dalam database dan untuk menanyakan pertanyaan tentang gerakan tersebut.

 

Daerah MODBMS merupakan

bidang yang belum dijelajahi relatif terhadap RDBMS atau DBMS Spasial di mana beberapa karya yang telah dilakukan dalam standarisasi dan komersialisasi.

 

Ada beberapa penelitian prototipe untuk MODBMS seperti DOMINO

tetapi hanya sedikit produk MODBMS komersial. Memindahkan objek dapat diklasifikasikan ke dalam bergerak poin dan bergerak daerah. Memindahkan objek hanya relevan tergantung waktu posisi dalam ruang. Mereka bisa mobil, truk, pesawat terbang, kapal atau ponsel pengguna. Pindah daerah objek bergerak dengan rupa seperti badai, hutan file, tumpahan minyak, wabah penyakit, dan sebagainya. Pindah daerah berubah posisi dan geometri objek dengan waktu sambil bergerak poin hanya berubah posisi benda.


Sumber: https://ironmanfactory.com/

Pengertian Umum  Seni Musik

Pengertian Umum  Seni Musik

Musik adalah bunyi yang mengandung unsur-unsur tertentu, yang diterima  oleh individu, kelompok, maupun golongan masyarakat yang berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya, dan selera seseorang.

      Berikut Beberapa pengertian Musik menurut beberapa tokoh dari berbagai bidang ilmu:

  1.    a)  G. Escher, Erikson, dan mantle Hood (ilmuwan)
    musik adalah sebuah gerakan yang dalam totalitasnya memiliki sifat-sifat ritmis, melodis, dan harmonis.
  2.    b) Aaron Copland (komposer)
    musik adalah bunyi yang terdiri dari 4 unsur pokok, yakni ritme, melodi, harmoni, dan tone color (warna nada).
  3.    c) Eduard Hanslick (komposer)
    musik adalah gerakan bunyi (the essence of music is sound in motion).
  4.    d) S. Laurila (penulis)
    musik adalah deretan nada yang secara objektif tidak lebih dari geteran-geteran udara , dan secara objektif hanya merupakan kesan-kesan pendengaran saja.
  5.    e) Aristoteles (filsuf)
    musik adalah curahan kekuatan tenaga batin dan kekuatan tenaga penggambaran yang berasal dari gerak rasa dalam suatu rentetan suara (melodi) yang berirama.

            Jika ditinjau dari segi bentuknya, musik adalah sekumpulan nada yang mengandung ritme, melodi, dan harmoni, yang menjadi suatu kesatuan (unity), serta merupakan pernyataan ide musikal tertentu.

          Bahkan, kita dapat kita mendefinisikan musik sesuai pengalaman yang dimiliki. Akan tetapi, dapat disimpulkan secara singkat bahwa musik adalah bunyi yang harus memiliki unsur-unsur pokok seperti ritme, melodi, dan harmoni.

3

  1. Asal mula musik

Musik berasal dari bahasa yunani, “mousike” dan latin, “musica”. Kata “mousike” berasal dari kata  “mousa” (jamak:mousas), dalam bahasa latin “musa”, yunani  “mouskos”,  inggris  “muse”. Jadi dari kata “musica” lahirlah kata “musik”.

      Menurut mitologi yunani kuno, musica dimaksudkan sebagai “seni dari kaum musen”, atau “termasuk  kepunyaan mousas”. Musik adalah seni rupa milik salah satu dari kaum muzen yang berjumlah sembilan dewi.

      Menurut pujangga hesiodus, mahadewa zeus dengan permaisurinya mnemosyne mempunyai sembilan orang puteri . kesembilan dewi ini disebut kaum muzen. Kaum muzen dilahirkan di kaki gunung olympus dipersia. Masing-masing dewi memiliki /menguasai satu cabang seni atau ilmu. Ke-9 kaum muzen tersebut adalah:

 

Pos-pos Terbaru

 Pada Era tahun 2000-an

 Pada Era tahun 2000-an

Pada era ini selera masyarakat lebih ke group-group musik di bandingkan dengan penyanyi yang bersolo karir. Beberapa penyanyi solo yang sempat berjaya perlahan redup di masa ini. Nama-nama yang masih bertahan hanya beberap gelintir, semisal; Krisdayanti, Chrisye, Titi Dj, dan Glen. Selebihnya musik di dominasi oleh group-group musik yang makin ramai oleh para pendatang baru. Nama-nama seperti; Peterpen, Ungu, Dewa, Gigi,Ten 2 Five, Maliq d esential, Samson, Nidji, dan  Radja seakan mendominasi ruang musik Indonesia. beberpa solois memang ada yang baru dan berhasil tapi tetep gaungnya masih kalah. nama-nama seperti; Tompi, Rio Febrian, Resa Herlambang, Bunga c Lestari, Shanty, Dewi sandra semoga masih tetap bisa bersaing di tahun-tahun berikutnya.

Tapi yang pasti era ini adalah era emasnya musik Indonesia de tengah lesunya musik di dunia International musik Indonesia malah berjaya, bahkan sampai ke negeri tetangga. Jayalah terus Musik Indonesia!

BAB III

PENUTUPAN

KESIMPULAN

        Musik sudah ada sejak zaman dimana manusia pertama kali hadir. Perkembangan seni musik sangat pesat dikarenakan banyaknya penemuan-penemuan baru terutama di bidang kebudayaan

Seni musik berkembang sangat luas,manusia dapat mengekspresikan perasaannya dengan musik. Sebagai peminat Seni musik,kita harus Menyatukan keberagaman menjadi keunikan. Yang membuat musik terlihat dan terdengar indah.

Sumber :

https://littlehorribles.com/

      

 

Pada Era Tahun 80-an

Pada Era Tahun 80-an

Pada era ini jenis lagu yang mendominasi adalah lagu pop yang mendayu-dayu, bertempo lambat dan cenderung berkesan cengeng. Rinto Harahap, Pance pondaaq, Aryanto, dan Obbie Mesakh adalah nama-nama pencipta lagu yang cukup produktif di era ini.Yup inilah masanya lagu patah hati! Nama-nama seperti; Nia Daniaty, Betharia Sonata, Ratih Purwasih, Iis Sugianto, adalah beberapa nama yang merupakan spesialis lagu sedih. Lagu-lagu balada juga lumayan laku ini mungkin karena temponya lambat juga. Nama seperti Ebiet G Ade dan Franky and Jane sangat familiar juga waktu itu.,  Saya masih ingat betul betapa lagu-lagu mereka begitu melekat di hati pendengarnya, kakak saya yang waktu itu masih SMP, punya 4 buah buku tulis tebal yang khusus mencatat lirik lagu-lagu mereka. Bahkan boleh di bilang saya aja yang waktu itu masih kelas 2 SD sudah hafal hampir seluruh lagu yang hits di era itu! Biasanya sambil menunggu padi yang menguning agar tidak di serang burung pipit, kita nyanyi-nyanyi lagu itu secara koor (rame-rame) di atas ranggon (dangau di tengah sawah yang bertingkat!) kayaknya seru. Beberapa lagu sempat menjadi fenomenal. Diantaranya lagu ‘gelas-gelas kaca’ dan lagu ‘hati yang luka’ milik Betharia Sonata. Lagu yang berjudul ” Aku masih seperti yang dulu’, yang di nyanyikan Dian Piesesha bahkan sampai terjual 2 juta kopi. Angka yang sangat fenomenal waktu itu, dan rekord ini baru di kalahkan oleh Sheila on7 belasan tahun berikutnya lewat lagu ‘Dan’ serta ‘Kita’ ! Harmoko  yang waktu itu menjabat sebagai mentri Penerangan, menyebut lagu mereka sebagai lagu ‘ngak-ngik-ngok’ dan melarang peredaran lagu-lagu jenis ini dengan alasan, membuat mental bangsa menjadi lemah, masyarakat jadi cengeng dan malas bekerja.Tapi apa ada korelasinya? Dan apa itu sudah sesuai dengan kapasitas dia sebagai mentri penerangan untuk melakukan pelarangan terhadap sebuah aliran musik?

Di tengah derasnya aliran cengeng sebenarnya ada beberapa musisi yang tetap konsisten dengan aliran mereka yang tidak terbawa arus untuk memainkan musik yang meratap-ratap. Diantaranya ada Fariz RM, Vina Panduwinata, Gombloh dll. Musik mereka sering disebut sebagai musik pop kreatif. Lagu Vina yang berjudul ‘Burung Camar’ bahkan jadi hits dimana-mana.

Di era ini musik rock juga sempat berjaya meski hanya sebentar, beberapa nama seperti, Ikang Fauzy, Nicky Astria, Gito Rollies, dan beberapa group rock seperti Goodbles yang kemudian berubah menjadi GONG 2000 sempat berkibar. Nicky Astria bahkan manjadi ikon Rocker cewek Indonesia setelah era-nya Euis darliah.Group-group musik baru pun mulai bermunculan di akhir era ini (tepatnya di 90-an awal kali) seperti; Dewa 19, Slank, Boomerang, Vodoo, dan masih banyak lagi group-group musik rock lainnya yang hanya numpang lewat doang!

  1. Pada Era tahun 90-an

Setelah Mentri Harmoko melakukan pelarangan terhadap musik ,ngak-ngik-ngok’ akhirnya, aliran musik cengeng ini menjadi surut, dan musik pop Indonesia seperti kehilangan arah. Dampak positifnya musik dangdut menjadi lebih hidup dan meriah. Bahkan banyak dari para penyanyi yang tadinya beralirab pop dan rock beralih ke dangdut dan kemudian tercipta jenis musik baru yaitu pop dangdut! Obbie mesakh sukses menciptakan lagu ‘mobil dan Bensin’ yang dinyanyikan santa Hokki, dan kemudian jenis lagu ini seperti merajalela. Bom berikutnya lagu yang berjudul; ‘Gantengnya Pacarku’ yang dinyanyikan Nini karlina semakinmemperkuat eksistensi musik jenis ini yang akhirnya mengarah ke jenis musik rancak sedikit disco? Jefry Bule kemudian menjadi sangat terkenal sebagai pencipta lagu musik jenis ini. Karya-karyanya banyak yang menjadi Hirts. Doel sumbang pun yang biasanya menyanyikan lagu daerah dan protes sosial mencoba keberuntungan di jenis musik ini dan sukses dengan lagu ‘Kamu’ ‘pun Ahmad albar yang notabene penyanyi beraliran rock akhirnya ikut terseret dan menyanyikan lagu ‘ Zakiyah’.

Group-group musik baru sebenarnya juga ada beberapa yang potensial dan mencetak hits yang lumayan, tapi gaungnya tetap kalah. Ada Dewa 19 dengan lagu ‘Kangen’nya, Slank dengan lagu ‘Terlalu manis’ dan Indra Lesmana dengan lagu ‘Aku ingin bebas’ ada beberapa lagi yang saya lupa sebutkan.

Sumber :

https://finbarroreilly.com/

 

Memperbesar Keuntungan Pebisnis Migas

Memperbesar Keuntungan Pebisnis Migas

Keadaan tersebut semakin mempersulit keadaan yang dialami rakyat yang sedang berada dalam situasi krisis yang akut. Rakyat dipaksa mensubsidi pemerintahnya agar tetap memiliki uang untuk dapat membiayai penyelenggaraan negara. Masyarakat Indonesia harus membeli minyaknya sendiri dengan harga yang relatif mahal[22] agar pemerintah dapat memperoleh pendapatan dari sumber daya alam migas dalam jumlah besar untuk menutup defisit dalam APBN.

Meski telah diketahui sedemikian besarnya uang yang harus dikeluarkan oleh seluruh rakyat Indonesia untuk pembelian BBM, pemerintah tidak mengubah cara Indonesia dalam memenuhi kebutuhan energinya dari berbagai sumber energi fosil lain, yang masih tersedia cukup banyak. Gas menjadi komoditas penting bagi perdagangan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia yang mengeksploitasi gas sebanyak-banyaknya untuk diekspor.

Liberalisasi migas tidak hanya menguntungkan perusahan-perusahaan migas di sektor hulu. Ribuan perusahaan memperoleh keuntungan atas perubahan sistem pengelolaan migas, sejak penguasaan berpindah dari tangan negara ke tangan perusahaan-perusahaan swasta. Sedikitnya ada 16 jenis kegiatan di sektor hilir (distribusi dan perdagangan minyak) menjadi sumber keuntungan bagi perusahaan-perusahaan swasta yang memperoleh izin usaha dari pemerintah. Perusahaan-perusahaan tersebut memanfaatkan setiap margin keuntungan yang dapat diraih dalam seluruh tahapan produksi-distribusi hingga minyak tersebut sampai di tangan konsumen.

Kenaikan harga BBM sudah pasti menjadi sumber keuntungan bagi perusahaan-perusahaan minyak, baik yang beroperasi di sektor hulu maupun perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor distribusi. Ini sudah menjadi logika yang umum dalam ekonomi, bahwa kenaikan harga akan meningkatkan keuntungan produsen dan distributor, apalagi jika kenaikan harga tersebut diciptakan atau direkayasa oleh perusahaan-perusahaan minyak itu sendiri dengan cara mengurangi produksi. Hal tersebut sangat mungkin terjadi dengan asumsi bahwa revenue yang dapat diperoleh pada tingkat produksi rendah jauh lebih besar dibandingkan dengan revenue pada tingkat produksi yang tinggi.

Perusahaan bisnis negara Pertamina 2008 memperoleh laba Rp25 triliun, meski lebih rendah dari target awal sekitar Rp34 triliun yang dipicu oleh penurunan harga minyak mentah Indonesia. Dirut Pertamina Ari Hernanto Soemarno mengatakan hingga kuartal ketiga tahun ini, laba bersih unaudited telah mencapai Rp24,90 triliun. Perolehan laba itu, tuturnya, telah melampaui laba bersih yang ditorehkan perseroan tahun lalu yang mencapai Rp24,46 triliun. “Masih ada tambahan beberapa triliun lagi hingga akhir tahun nanti. Setidaknya hingga akhir tahun Pertamina memastikan mendapatkan laba bersih setelah pajak di atas Rp25 triliun,”.[23]

Data menunjukkan nilai penjualan yang diperoleh oleh perusahaan minyak di Indonesia, baik penjualan BBM bersubsidi maupun penjualan BBM Non Subsidi. Perhitungan tersebut dengan menggunakan jumlah konsumsi BBM tahun 2007 dikalikan dengan harga BBM yang telah diberlakukan oleh pemerintah tahun 2008. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai konsumsi berbagai produk BBM orang Indonesia mencapai Rp. 502,741 triliun.

Sumber :

https://urbanescapesusa.com/

Kebijakan yang Menyengsarakan Rakyat

Kebijakan yang Menyengsarakan Rakyat

Penetapan harga minyak pada tingkat harga internasional diberlakukan tanpa mengindahkan kondisi obyektif perekonomian nasional. Kebijakan liberalisasi sektor energi ini dijalankan sesuai keinginan lembaga-lembaga pemberi hutang (Internasional Monetary Fund dan World Bank). Langkah liberalisasi yang ditempuh adalah menata sistem pasar terbuka di sektor hilir migas, dalam hal ini adalah perdagangan migas dengan mengubah Undang-Undang Migas yang semula mengatur tata penguasaan, produksi dan distribusi migas di dalam negeri.

Lahirnya Undang-Undang No 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas bumi menandai berakhirnya penyediaan BBM domestik oleh Pertamina pada sejak tanggal 23 November 2005. Undang-undang tersebut mengakhiri monopoli Pertamina dan menyerahkan urusan perdagangan BBM kepada mekanisme pasar.

Sepanjang tahun 2005, telah terjadi dua kali kenaikan harga BBM yakni di bulan Maret dan Oktober. Pemerintah melalui Peraturan Presiden No 22 tahun 2005 menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) rata-rata 29% per 1 maret 2005. Harga BBM kembali mengalami kenaikan pada tanggal 23 mei 2008 Pemerintahan SBY-JK kembali menaikan harga BBM. hingga 28,7% dari harga pada tahun 2005.

Kenaikan harga ini berimplikasi langsung terhadap mahalnya biaya yang dikeluarkan rakyat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Belum lagi pada kondisi tidak normal seperti kelangkaan BBM yang sering terjadi beberapa waktu terakhir sehingga rakyat harus membayar lebih tinggi dari patokan harga pemerintah. Ironisnya, kelangkaan BBM justru terjadi di daerah-daerah kaya minyak. Seperti kelangkaan minyak tanah yang melanda wilayah Riau selama bulan Desember 2006 hingga Januari 2007 yag menyebabkan rakyat membeli dengan harga Rp 8,000 per liter. Padahal harga eceran tertinggi (HET) minyak tanah di pangkalan hanya Rp 2600 liter. [19]

Gambaran diatas mencerminkan bahwa BBM adalah barang konsumsi yang kedudukannya semakin penting, tidak ubahnya seperti barang kebutuhan pokok lainnya. Masyarakat dan usaha ekonomi mutlak memerlukan ketersediaan bahan bakar minyak agar dapat bertahan dan berproduksi. Dan untuk membiayai pemenuhan kebutuhan energi yang harganya semakin tinggi , masyarakat harus mengorbankan hampir separuh dari pendapatan mereka setiap bulannya. Jika ditambah dengan konsumsi energi listrik[20] yang terkait erat dengan BBM, maka nilai konsumsi per kapita energi masyarakat Indonesia mencapai Rp. 129.440,2. Nilai tersebut hampir setara dengan nilai konsumsi makanan per kapita penduduk dan mencapai 49 % konsumsi per kapita masyarakat Indonesia.

Obral Kekayaan Rakyat Kepada Asing

Orientasi produksi minyak untuk eksport belum berubah selama puluhan tahun terakhir. Ditengah fenomena kelangkaan minyak nasional, ekspor migas yang besar telah menjadi tujuan utama ekploitasi minyak di Indonesia. Kegiatan ekspor dilakukan oleh perusahaan-perusahaan minyak asing yang beroperasi di Indonesia dalam rangka mendukung kemajuan ekonomi negara –negara maju.

Pada tahun 2004, Caltek menjadi perusahaan dengan jumlah produksi minyak paling besar, menguasai 56 persen produksi dibandingkan perusahaan besar lainnya seperti CNOOC, Total Fina / ELF, Unocal, EXSPAN, BP, dll. Sepuluh perusahaan asing terbesar tersebut menguasai 84 persen produksi minyak di Indonesia. Nilai produksi sebesar 14,253 miliar dolar atau mencapai 2.5 kali lipat dibandingkan seluruh investasi sektor migas pada tahun 2004 yang hanya sebesar 5,560 miliar dolar AS.

Pendapatan ekspor yang besar telah memperkuat alasan bagi perusahaan-perusahaan untuk tetap mengekspor produksi mereka ke negara-negara Industri maju yang menjadi asal dari investasi minyak. Kepala divisi komunikasi dan hubungan masyarakat Total E&P Indonesie, Ananda Idris tanpa ragu-ragu menyatakan bahwa mereka mengembangkan lapangan-lapangan baru semata untuk menjaga produksi gas agar bisa memenuhi kebutuhan ekspor.[21]

Kebijakan nsemacam itu muncul dikarenakan perusahaan minyak asing dibiayai oleh lembaga-lembaga keuangan yang ditugaskan oleh pemerintah mereka dalam rangka melakukan investasi pencarian minyak di negara lain. hasil yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan tersebut sudah pasti akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan energi di negeri-negeri mereka.

 

Sumber :

https://fgth.uk/

Ruang Lingkup Manajemen Operasional

Ruang Lingkup Manajemen Operasional

Ruang Lingkup Manajemen Operasional

Ruang Lingkup Manajemen Operasional

Manajemen operasi terdiri atas dua kata yaitu manajemen dan operasi.

Operasi sendiri merupakan suatu kegiatan mentransformasikan input menjadi output. Dengan demikian manajemen operasi yang merupakan sebuah kegiatan dimana untuk mengatur secara optimal dalam proses transformasi input menjadi output.

Jadi pengertian manajemen operasional adalah

suatu kegiatan pengelolaan secara optimal dalam penggunaan faktor produksinya seperti tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahan mentah, dan lain sebagainya dalam proses transformasi menjadi berbagai produk barang dan jasa. Aktivitas ini merupakan proses kegiatan yang memerlukan satu atau lebih dari input, merubah dan menambah nilai pada input tersebut, sehingga dapat memberikan satu atau lebih output bagi pelanggan. Input terdiri atas sumber daya manusia (tenaga kerja), modal (peralatan dan fasilitas), pembelian bahan baku, jasa, tanah, dan energi. Sedangkan outputnya sendiri adalah barang dan jasa.
Proses Transformasi

Masukan berupa semua sumber daya yang diperlukan (misal;material, modal, peralatan)

sedangkan keluaran berupa barang jadi, barang setengah jadi atau jasa. Proses ini dilengkapi kegiatan umpan balik untuk memastikan keluaran yang diperoleh sesuai yang dikehendaki.

 

Little Quality (kualitas kecil), merupakan

tranformasi yang sederhana yaitu proses perubahan input menjadi output, sehingga menimbulkan nilai tambah. Dari ouput akan memberikan feed back untuk perbaikan input.
Big Quality (Kualitas besar), transformasi bukan sekedar proses perubahan input menjadi output. Ketika perusahaan menyedikan input, ia akan berhubungan dengan supplier sebagai penyedia input serta pertimbangan nilai konsumen sebagai pertimbangan atas input yang digunakan. Hubungan dengan supplier pada saat ini bersifat partnership/rekan kerja. Output tersebut akan memberikan umpan balik/feed back berupa informasi baik secara internal maupun eksternal. Dalam hal ini setiap kesalahan yang terjadi dalam ouput dapat dianalisis dari informasi yang berasal dari dalam perusahaan maupun dari luar termasuk feed back dari konsumen


Baca Juga :

Pengertian Ciri-Ciri Dan Jenis Kemiskinan

Pengertian Ciri-Ciri Dan Jenis Kemiskinan

Pengertian Ciri-Ciri Dan Jenis Kemiskinan

Pengertian Ciri-Ciri Dan Jenis Kemiskinan
Pengertian Ciri-Ciri Dan Jenis Kemiskinan

 

Pengertian Ciri-Ciri Dan Jenis Kemiskinan

Kemiskinan dapat terjadi karena keterbatasan faktor-faktor geografis (daerahnya terpencil atau terisolasi, dan terbatasanya prasarana dan sarana), ekologi (keadaan sumber daya tanah/lahandan air serta cuaca yang tidak mendukung), teknologi (kesederhanaan sistem teknologi untuk berproduksi), dan pertumbuhan penduduk yang tinggi dibandingkan dengan tingkat penghasilannya.

 

Pengertian Kemiskinan

Menurut Hall dan Midgley kemiskinan adalah kondisi deprivasi materi dan sosial yang menyebabkan individu hidup di bawah standar kehidupan yang layak, atau kondisi individu yang mengalami deprivasi relatif dibandingkan dengan individu yang lainnya dalam masyarakat.

Menurut Soekanto kemiskinan adalah suatu keadaan dimana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut.

Kemiskinan secara umum adalah kondisi yang ditandai oleh serba kekurangan baik dalam pendidikan, kesehatan yang buruk, dan kekurangan transportasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Ciri-Ciri Kemiskinan

  1. Ketidakmampuan untuk berusaha karena cacat fisik maupun mental.
  2. Ketiadaan jaminan masa depan (karena tiadanya investasi untuk pendidikan dan keluarga).
  3. Kerentanan terhadap goncangan yang bersifat individual maupun massal.
  4. Ketidakmampuan memenuhi kebutuhan konsumsi dasar (pangan, sandang dan papan).Ketiadaan akses terhadap kebutuhan hidup dasar lainnya (kesehatan,pendidikan, sanitasi, air bersih dan transportasi).
  5. Ketidakterlibatan dalam kegiatan sosial masyarakat.
  6. Ketiadaan  akses  terhadap lapangan  kerja  dan  mata  pencaharian  yang berkesinambungan.
  7. Ketidakmampuan dan ketidakberuntungan sosial (anak terlantar, wanita korban tindak kekerasan rumah tangga, janda miskin, kelompok marjinal dan terpencil).
  8. Rendahnya kualitas sumberdaya manusia dan keterbatasan sumber alam.

 

Pola Kemiskinan secara Sosiologis di Indonesia

  1. Kemiskinan Struktural. Kemiskinan struktural adalah kemiskinan yang disebabkan oleh struktur sosial ekonomi yang sedemikian rupa sehingga masyarakat menjadi bagiannya. Kemiskinan struktural dipahami sebagai kemiskinan yang terjadi akibat ketidakmerataan sumberdaya karena struktur dan peran seseorang dalam masyarakat.
  2. Kemiskinan Individu. Kemiskinan individu terjadi karena adanya kekurangan-kekurangan yang dipandang oleh seseorang mengenai syarat-syarat yang diperlukan untuk mengatasi dirinya dari lembah kemiskinan.
  3. Kemiskinan Relatif. Kemiskinan relatif merupakan pengertian yang disebut dengan social economics status atau disingkat dengan SES (biasanya untuk keluarga atau rumahtangga). Dalam hal ini diadakan perbandingan antara kekayaan materil dari keluarga atau rukun tetangga di dalam suatu komunitas teritorial.

Dimensi Kemiskinan

  1. Kemiskinan konsekuensial. Kemiskinan yang terjadi akibat kejadian-kejadian lain atau faktor-faktor eksternal diluar si miskin, seperti konflik, bencana alam, kerusakan lingkungan, dan tingginya jumlah penduduk.
  2. Kemiskinan yang diakibatkan globalisasi. Globalisasi menghasilkan pemenang dan yang kalah. Pemenang umumnya adalah negara-negara maju. Sedangkan negara- negara berkembang seringkali semakin terpinggirkan oleh persaingan dan pasar bebas yang merupakan prasyarat globalisasi.
  3. Kemiskinan sosial. Kemiskinan yang dialami oleh perempuan, anak-anak, dan kelompok minoritas.
  4. Kemiskinan  yang berkaitan dengan pembangunan. Kemiskinan  subsisten (kemiskinan akibat rendahnya pembangunan), kemiskinan pedesaan (kemiskinan akibat peminggiran pedesaan dalam proses pembangunan), kemiskinan perkotaan (kemiskinan yang disebabkan oleh hakekatdan kecepatan pertumbuhan perkotaan).

Sumber: https://merkterbaru.id/