Ciri-ciri dari sistim Pemerintahan Parlementer

Ciri-ciri dari sistim Pemerintahan Parlementer

Ciri-ciri dari sistim Pemerintahan Parlementer

  1. Badan legislatif adalah badan yang anggotanya dipilih langsung oleh rakyat melalui Pemiliham Umum.
  2. Anggota Parlementer terdiri atas orang-orang partai politik yang memenangkan pemilihan umum.
  3. Pemerintahan kabinet terdiri atas para menteri dan perdana menteri sebagai pemimpin kabinet .
  4. Kabinet bertanggung jawab terhadap parlemen dan dapat bertahan sepanjang dukungan mayoritas anggota parlemen.
  5. Kepala negara tidak sekaligus menjadi kepala pemerintahan.
  6. Kelebihan dari Sistem Pemerintahan Parlementer. Pembuatan kebijakan cepat ditangani karena mudah terjadi penyesuaian pendapat eksekutif dan legislatif Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan publik jelas. Adanya pengawasan kuat dari parlemen terhadap kabinet, sehingga menjadi berhati hati.
  7. Kekurangan sistem Parlementer. Kedudukan badan eksekutif tergantung dari mayoritas dukungan parlemen. Kelangsungan kedudukan badan eksekutif tidak bias ditentukan kapan akan berakhir Kabinet, kapan menghentikan parlemen. Hal itu terjadi apabila anggota kabinet adalah anggota parlemen yang berasal dari mayoritas. Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif.

Pokok-pokok Pemerintahan Inggris adalah:

  1. Inggris adalah negara kesatuan (unitary state) dengan sebutanUnited Kingdomyang terdiri atas England, Scotland, Wales dan Irlandia Utara. Inggris berbentuk kerajaan (monarki).
  2. Kekuasaan pemerintah terdapat pada kabinet (perdana menteri beserta para mentri), sedangkan raja atau ratu hanya sebagai kepala negara. Dengan demikian, pelaksanaan pemerintahan sehari-hari dijalankan oleh perdana mentri.
  3. Raja/ratu/mahkota memimpin tapi tidak memerintah dan hanyalah tituler dengan tidak memiliki kekuasaan politik. Ia merupakan simbol keagungan, kedaulatan dan persatuan negara.
  4. Parlemen atau badan perwakilan terdiri atas dua bagian (bikameral), yaituHouse of Commonsdan House of LordHouse of Commons atau Majelis Rendah adalah badan perwakilan rakyat yang anggota-anggotanya dipilih oleh rakyat di antara calon-calon partai politik. House of Lord atau Mejelis Tinggi adalah perwakilan yang berisi para bangsawan dengan berdasarkan warisan. House of Commons memiliki kekuasaan yang lebih besar daripada House of Lord. Inggris menganut Parliament Soverengnity, artinya kekuasaan yang sangat besar pada diri parlemen.
  5. Kabinet adalah kelompok menteri yang dipimpin oleh perdana menteri. Kabinet inilah yang benar-benar menjalankan praktik pemerintahan. Anggota kabinet umumnya berasal dariHouse of Commons. Perdana mentri adalah pemimpin dari partai mayoritas diHouse of Commons. Masa jabatan kabinet sangat tergantung pada kepercayaan dari House of Commons. Parlemen memiliki kekuasaan membubarkan kabinet dengan mosi tidak percaya.
  6. Adanya oposisi. Oposisi dilakukan oleh partai yang kalah dalam pemilihan. Para pemimpin oposisi membuat semacam kabinet tandingan. Jika sewaktu-waktu kabinet jatuh, partai oposisi dapat mengambil alih penyelenggaraan pemerintah.
  7. Inggris menganut sistem dwipartai. Di Inggris terdapat 2 partai yang saling bersaing dan memerintah. Partai tersebut adalah Partai Konservatif dan Partai Buruh. Partai yang menang dalam pemilu dan mayoritas di parlemen merupakan partai yang memerintah, sedangkan partai yang kalah menjadi partai oposisi.
  8. Badan peradilan ditunjuk oleh kabinet sehingga tidak ada hakim yang dipilih. Meskipun demikian, mereka menjalankan peradilan yang bebas dan tidak memihak, termasuk memutuskan sengketa antara warga dengan pemerintah.
    Inggris sebagai negara kesatuan menganut sistem desentralisasi. Kekuasaan pemerintah daerah berada padaCouncil(dewan) yang dipilih oleh rakyat di daerah. Sekarang ini, Inggris terbagi dalam tiga daerah, yaitu England, Wales, dan Greater London

baca juga :

Beli Mobil Bekas Tanpa Ke Dealer Ke Seva.Id Aja