Dzun Nun Al-Mishri

Dzun Nun Al-Mishri

Nama lengkap dari Dzun Nun Al-Mishri ialah Abu Al-Faisi Tsauban bin Ibrahim Dzun Nun Al-Mishri Al-Akhmini Qibthy. Beliau dilahirkan di Akhmin daerah Mesir pada tahun 180 H/769 M dan wafat pada tahun 860 M. Dzu Nun Al- Mishri merupakan sufi aliran sunni dan juga dikenal sebagai seorang yang ahli dibidang kimia, logika, dan filsafat.[6]

Kedudukan Dzun Nun Al-Mishri dalam tasawuf sunni sangatlah penting karena beliaulah orang pertama  yang banyak menonjolkan konsep ma’rifah. Tasawuf dan ma’rifah berhubungan karena ma’rifah adalah ilmu yang diperoleh dari melaui akal. Dalam tasawuf mempunyai pengertian mengetahui tuhan dari dekat sehingga dari sanubari dapat melihat Tuhan.

 Dzun Nun Al-Mishri membagi pengetahuan tentang tuhan menjadi tiga yaitu:

  1. a)Pengetahuan awam, yaitu pengetahuan bahwa Tuhan itu satu dengan perantaraan ucapan syahaadat.
  2. b)Pengetahuan ulama, yaitu pengetahuan bahwa Tuhan itu Esa menurut logika akal.
  3. c) Pengetahuan sufi, yaitu pengetahuan bahwa Tuhan itu Esa dengan perantaraan hati sanubari.
  1. Tasawuf Falsafi

Tasawuf falsafi adalah tasawuf yang ajaran-ajarannya memadukan antara visi mistis dan visi rasional. Berbeda dengan tasauf akhlaki, tasawuf filsafi menggunakan terminologi filosofi dalam pengungkapannya. Terminologi falsafi tersebut berasal dari bermacam-macam ajaran filsafat yang telah mempengaruhi para tokohnya.[7]

Menurut At-Tftazani ciri utama tasawuf falsafi adalah ajarannya yang samar-samar akibat banyaknya istilah khusus yang hanya dapat dipahami oleh mereka yang memahami tasawuf jenis ini.[8] Tokoh-Tokoh Tasawuf Falsafi

sumber :
https://icanhasmotivation.com/cara-beli-mobil-bekas-online/