Ibnu Arabi

Ibnu Arabi

Nama lengkap Ibnu Arabi adalah Muhammad bin Ali bin Ahmad bin Abdullah Ath-tha’i Al-Haitami, sering juga digelari Abu Bakr Muhyiddin atau Al-Hattinny dan nama populernya Ibn Arabi. Ia lahir di Murcia, Andalusia Tenggara, Spanyol, tahun 560 H/1165 M, dari keluarga berpangkat, hartawan, dan ilmuan.[9]

Ajaran sentral Ibn Arabi adalah tentang wahdat al-wujud (kesatuan wujud). Meskipun demikian, istilah wahdat al-wujud yang dipakai untuk menyebut ajaran sentralnya, tidaklah berasal darinya, tetapi berasal dari Ibnu Taimiyah, tokoh yang paling keras dalam mengecam dan mengkritik ajaran sentralnya tersebut, atau setidak-tidaknya tokoh itulah yang telah berjasa dalam mempopulerkannya ketengah masyarakat islam.

Menurut Ibnu Taimiyah, wahdat al wujud adalah penyamaan tuhan dengan alam. Menurut penjelasannya, orang-orang yang mempunyai paham, wahdat al-wujud mengatakan bahwa wujud itu sesungguhnya hanya satu dan wajib al wujud yang dimiliki oleh khaliq adalah juga mukmin al wujudi yang dimiliki oleh makhluk. Selain itu orang-orang yang mempunyai paham wahdat al wujud juga mengatakan bahwa wujud alam sama dengan wujud tuhan, tidak ada kelainan dan tidak ada perbedaan.[10]

  1. Abu Yazid Al-Bustan

Nama lengkapnuya adalah Abu Yazid Thaifur bin ‘Isa bin Surusyan Al-Bustami, lahir di daerah Bustan (Persia) tahun 874-947 M. Keluarga Abu Yazid termasuk orang berada di daerahnya, tetapi ia lebih memilih hidup sederhana. Beliau meninggal dunia tahun 261 H/ 874 M dikota kelahirannya Busthan.

sumber :
https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/seva-mobil-bekas/