Jami’atul khair, Al Irsyad, Jong Islamieten Bond pada tahun 1911

Umat islam menjadi salah satu pelopor pergerakan nasional di indonesia

Umat islam menjadi salah satu pelopor pergerakan nasional di indonesia hingga terbentuk berbagai organisasi : dalam kategori Nasionalis Islami,
a) Sarekat Dagang Islam (SDI) tahun 1905 dan kemudian berubah menjadi Sarekat Islam (SI) pada tahun 1912.
b) Muhammadiyah pada tahun 1912.
c) Persatuan Islam (PERSIS) tahun 1920.
d) Jami’atul khair, Al Irsyad, Jong Islamieten Bond pada tahun 1911.
e) Nahdlatul Ulama (NU) pada tahun 1926.

Sedangkan dalam kategori nasionalis sekuler,

a) Jong Java
b) PKI
c) Perhimpunan Indonesia (PI)
d) PNI
Pada tahun 1937 organisasi-organisasi islam bersatu membentuk MIAI (Majelis Islam Ala Indonesia), dan pada masa penjajahan Jepang berubah menjadi MASJUMI (Majelis Syurau Muslimin Indonesia) yang memiliki pasukan Hizbullah dan Sabilillah, Yang akan di jadikan pejuang bersenjata di kemudian hari.
Dalam perjuangan untuk mempertahankan kedaulatan Indonesia Laskar Hisbullah dan Sabilillah di lanjutkan dengan Asykar Perang Sabil (APS) dan laskar islam lainnya yang berada di berbagai daerah untuk membantu TNI dalam melawan sekutu.
Kehancuran umat islam semakin nyata saat terjadi pemberontakan PKI yang membantai banyak Ulama, Santri dan kaum Nasionalis serta Pamong Praja. Namun tindakan ini berhasil di hentikan dengan adanya kerjasama antara kelasykaran Umat Islam, kaum nasionalis serta TNI.
Agama Islam adalah agama yang mencintai kemerdekaan dan membenci perbudakan. Agama Islam juga tidak hanya mengajarkan jihad, namun juga mengajarkan bagaimana mengusahakan kemerdekaan dengan cara paling damai. Pada tahun 1937 MIAI menyatukan beberapa organisasi terkemuka yang berada di Indonesia menjadi satu dan di pimpin oleh KH Hasyim Asy’ari. Gerakan ini mengkoordinasikan berbagai kegiatan dan menyatukan seluruh umat islam untuk melawan politik sekutu.
Karena jepang beranggapan bahwa MIAI ini membahayakan bagi pemerintahan mereka, dan bahkan menurut mereka MIAI juga menyebarkan benih-benih pemberontakan, lalu akhirnya di bubarkan. Karena jepang tidak mau kehilangan simpati dari kalangan umat muslim karena MIAI di bubarkan, maka jepang membentuk MASJUMI sebagai pengganti.. MASJUMI menjadi federasi yang kuat karena nyatanya ia merupakan gabungan antara NU dan Muhammadiyah. Hingga menimbulkan kebencian pada kaum nasionalis serta serikat lainnya.
Perjuangan orang-orang islam membuahkan hasil karena pada tanggal 7 september 1945 sekutu menjanjikan kemerdekaan. Dan semakin terlihat nyata saat jepang menyerah ke sekutu pada peristiwa Hiroshima-Nagasaki yang menyebabkan Vacum Of Power yang secara tidak langsung membawa Indonesia untuk menyuarakan kemerdekaannya.

Pos-pos Terbaru