Jenis-Jenis Kecerdasan

Jenis-Jenis Kecerdasan

Jenis-Jenis Kecerdasan

Jenis-Jenis Kecerdasan
Jenis-Jenis Kecerdasan

Secara umum terdapat 3 kecerdasan yaitu kecerdasan intelektual atau Intelegent Quotient (IQ), kecerdasan emosional atau Emotional Quotient (EQ), dan kecerdasan spritual atau Spiritual Quotient (SQ).

Intelegent Quotient (IQ)

Intelegent Quotient (IQ) atau Kecerdasan Intelektual yaitu bentuk kemampuan individu untuk berfikir, mengolah, dan menguasai lingkungannya secara maksimal serta bertindak secara terarah. Kecerdasan ini dipakai untuk memecahkan dilema logika maupun strategis.

Emotional Quotient (EQ)

Emotional Quotient (EQ) atau Kecerdasan Emosional yaitu kemampuan untuk mengenali, mengendalikan dan menata perasaan sendiri dan perasaan orang lain secara mendalam sehingga kehadirannya menyenangkan dan diidamkan orang lain. Kecerdasan ini memberi kesadaran ihwal perasaan diri sendiri dan juga perasaan orang lain, memberi rasa empati, cinta, motivasi, dan kemampuan untuk menanggapi kesedihan atau kegembiraan secara tepat.

Spiritual Quotient (SQ)

Spiritual Quotient (SQ) atau Kecerdasan Spritual yaitu sumber yang mengilhami dan melambungkan semangat seseorang dengan mengikatkan diri pada nilai kebenaran tanpa batas waktu. Kecerdasan ini dipakai untuk membedakan baik dan buruk, benar dan salah, dan pemahaman terhadap standar moral.

Selain ketiga kecerdasan tersebut, terdapat jenis kecerdasan lain diantaranya:

Kecerdasan Linguistik

Kecerdasan linguistik yaitu kecerdasan dalam mengolah kata yaitu kemampuan untuk memakai kata-kata secara efektif, baik secara verbal maupun tulisan. Kecerdasan ini meliputi kepekaan terhadap arti kata, urutan kata, suara, ritme dan intonasi dari kata yang di ucapkan. Termasuk kemampuan untuk mengerti kekuatan kata dalam mengubah kondisi pikiran dan memberikan informasi. Kecerdasan Linguistik ini dimiliki oleh para jurnalis, juru cerita, penyair, dan pengacara.

Kecerdasan Logika-Matematika

Kecerdasan logika-matematika yaitu kecerdasan dalam hal angka dan logika yaitu kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah. Orang tersebut bisa memikirkan dan menyusun solusi dengan urutan yang logis. Orang tersebut suka angka, urutan, logika dan keteraturan. Orang tersebut mengerti contoh hubungan,  bisa melaksanakan proses berpikir deduktif dan induktif. Proses berpikir deduktif artinya cara berpikir dari hal besar dari hal kecil. Proses berpikir induktif berarti cara berpikir dari hal yang kecil kepada hal yang besar. Kecerdasan logika- matematika ini dimiliki para ilmuwan, akuntan, dan pemogram komputer.

Kecerdasan Visual – Spasial

Kecerdasan visual-spasial yaitu kemampuan untuk melihat dan mengamati dunia visual dan spasial secara akurat . Visual artinya gambar, spasial yaitu hal yang berkaitan dengan ruang/tempat. Kecerdasan ini melibatkan kesadaran akan warna, garis, bentuk, ruang, ukuran dan juga kekerabatan di antara elemen tersebut. Kecerdasan ini juga melibatkan kemampuan untuk melihat obyek dari aneka macam sudut pandang. Kecerdasan visual-spasial ini dimiliki oleh para arsitek, fotografer, artis, pilot, dan insinyur mesin.

Kecerdasan Musikal

Kecerdasan musik yaitu kemampuan untuk menikmati, mengamati, membedakan, mengarang, membentuk dan mengekspresikan bentuk-bentuk musik. Kecerdasan ini meliputi kepekaan terhadap ritme, melodi dan timbre dari musik yang didengar. Musik mempunyai imbas yang sangat besar terhadap perkembangan kemampuan matematika dan ilmu sains dalam diri seseorang.

Kecerdasan Intrapersonal

Kecerdasan intrapersonal yaitu kemampuan yang bekerjasama dengan kesadaran dan pengetahuan ihwal diri sendiri. Dapat memahami kekuatan dan kelemahan diri sendiri. Mampu memotivasi dirinya sendiri dan melaksanakan disiplin diri. Orang yang mempunyai kecerdasan ini sangat menghargai nilai, adat dan moral. Kecerdasan ini dimiliki oleh konselor, mahir teologi, dan wirausahaan.

Interpersonal

Kecerdasan interpersonal yaitu kemampuan untuk memahami dan bekerjasama dengan orang lain, kemampuan untuk mengamati dan mengerti maksud, motivasi dan perasaan orang lain. Orang yang mempunyai kecerdasan ini peka pada ekpresi wajah, bunyi dan gerakan badan orang lain dan bisa menunjukkan respon secara efektif dalam berkomunikasi. Kecerdasan ini juga bisa masuk ke dalam diri orang lain, mengerti dunia orang lain, mengerti pandangan, perilaku orang lain dan umumnya sanggup memimpin kelompok. Kecerdasan ini dimiliki oleh eksekutif dan pimpinan sebuah perusahaan.

Kecerdasan Kinestetik

Kecerdasan kinestetik ialah kemampuan dalam memakai badan kita secara terampil untuk mengungkapkan ide, anutan dan perasaan. Kecerdasan ini meliputi keterampilan fisik dalam bidang koordinasi, keseimbangan, daya tahan, kekuatan, kelenturan dan kecepatan. Kecerdasan ini meliputi talenta dalam mengendalikan gerak badan dan keterampilan dalam menangani benda. Kecerdasan ini dimiliki oleh atlet, pengrajin, montir, dan mahir bedah. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-negara/)

Kecerdasan Naturalis

Kecerdasan naturalis yaitu kemampuan untuk mengenali, membedakan, mengungkapkan dan membuat kategori terhadap apa yang di jumpai di alam maupun lingkungan. Dengan kata lain, kecerdasan ini yaitu kemampuan insan untuk mengenali tanaman, binatang dan bab lain dari alam semesta.