Kegiatan Pasca Tambang Pada Izin Usaha

Kegiatan Pasca Tambang Pada Izin Usaha

Kegiatan Pasca Tambang Pada Izin Usaha

Kegiatan Pasca Tambang Pada Izin Usaha
Kegiatan Pasca Tambang Pada Izin Usaha

 

Industri pertambangan adalah

Suatu industri yang menggali dan mengolah sumber daya alam yang bersifat tidak dapat diperbaharui (non renewable), dimana industri pertambangan itu nantinya pasti akan berakhir atau ditutup, baik yang dikarenakan sesuatu hal yang menyebabkan industri pertambangan tersebut berhenti. Untuk itu sangatlah penting merencanakan alternatif kegiatan setelah kegiatan tambang itu berhenti (pasca tambang).

 

Pada suatu saat industri pertambangan nantinya pasti akan

Berakhir atau ditutup, baik dikarenakan telah habisnya sumber daya alam tersebut maupun hal-hal yang menyebabkan industri pertambangan tersebut berhenti.. Perencanaan tersebut dilakukan dalam rangka melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development) serta menjaga pengembangan kesejahteraan masyarakat. Pada saat kegiatan pertambangan tersebut berhenti atau ditutup, maka akan timbul permasalahan-permasalahan, antara lain terganggunya fungsi lingkungan hidup, turunnya pembangunan ekonomi, serta turunnya kualitas sosial dan kesehatan masyarakat.

 

Oleh sebab itu sangatlah diperlukan perencanaan penutupan

Tambang dalam rangka berupaya menanggulangi permasalahan-permasalahan tersebut untuk menjamin pemanfaatan lahan di wilayah bekas kegiatan pertambangan agar berfungsi sesuai peruntukannya.

Dalam rangka memenuhi ketentuan yang berlaku sebagaimana tertuang di dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 7 tahun 2014 tentang Reklamasi dan Penutupan Tambang, maka  Perusahaan yang diberi Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi bahan galian batubara wajib melaksankan kegiatan ini sesuai yang tertera dalam Dokumen AMDAL dan Dokumen Pasca Tambang.

 

Pembatasan Masalah

Adapun  pembatasan  masalah  dalam  penulisan  ilmiah  ini  adalah  seputar kegiatan pasca tambang. Kemudian hal-hal yang berkenaan dengan usaha untuk terlaksananya kegiatan pasca tambang.

 

Tujuan Penulisan

  1. Melakukan identifikasi terhadap rencana kegiatan penambangan dalam rangka penyusunan program Pasca Tambang.
  2. Mengetahui aspek yang dominan yang menjadi dasar perencanaan dan skenario pemanfaatan lahan pasca tambang yang menunjang pembangunan berkelanjutan.
  3. Mengetahui alternatif pengganti sumber daya alam bahan tambang untuk menjadi motor penggerak pembangunan pada masa pasca tambang.
  • Manfaat penulisan
  1. Sebagai informasi bagi masyarakat dan pembaca  untuk  mengetahui  bagaimana  rencana pasca tambang ini dilaksanakan.
  2. Sebagai bahan acuan bagi pemerintah dalam melakukan pengawasan, pemantauan dan pembinaan.

Sumber : https://bandarlampungkota.go.id/blog/contoh-teks-editorial-jenis-dan-isi-serta-unsur-kebahasaan/