Longsor di Bojong Koneng bukan karena Pipa PDAM

Longsor di Bojong Koneng bukan karena Pipa PDAM

Longsor di Bojong Koneng bukan karena Pipa PDAM

PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor

PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menyampaikan keprihatinan dan duka cita atas musibah tanah longsor di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor yang merenggut satu korban jiwa. Koban Adul Edi ditemukan tidak bernyawa setelah rumahnya yang berada di bawah bukit terkena material longsor.

PDAM

“Atas nama keluarga besar PDAM Kota Bogor, kami menyampaikan turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi di Bojong Koneng. Semoga Almarhum Bapak Adul Edi diterima amal ibadahnya di sisi Allah SWT,” kata Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Ade Syaban Maulana, Kamis (05/10/2017).

Bojong Koneng

Ade menerangkan, longsor di Bojong Koneng diakibatkan hujan deras dalam beberapa hari terakhir. Tebing di area longsor yang minim pepohonan membuat daya ikat tanah berkurang, sehingga saat terjadi hujan lebat pada Rabu malam, tanah tidak mampu menahan beban tanah.

Rawan Longsor

“Memang ada pipa bocor di daerah situ, tapi keluar airnya kecil. Jadi diperkirakan tidak terlalu berpengaruh pada penyebab longsor. Longsor itu lebih banyak karena faktor alam. Musim kemarau membuat tanah retak dan membentuk celah-celah. Saat musim hujan, air masuk melalui celah-celah tersebut, sehingga membuat tanah menjadi lembek sehingga rawan longsor,” papar Ade.

Artikel terkait :