Manfaat dan Jenis Tanaman Jahe

Manfaat dan Jenis Tanaman Jahe

Manfaat dan Jenis Tanaman Jahe

Manfaat dan Jenis Tanaman Jahe
Manfaat dan Jenis Tanaman Jahe

Jahe di perkirakan berasal dari India, Namun ada pula yang mempercayai jahe berasal dari Republik rakyat Cina Selatan. Kemudian dari india jahe jahe di bawa sebagai rempah perdagangan hingga Asia Tenggara. Tiongkok, Jepang, Hingga Ke Timur tengah. Kemudian pada zaman kolonialisme jahe yang dapat memberikan rasa hangat dan pedas pada makanan segera menjadi komoditas yang sangat populer di Eropa. Karena jahe hanya bisa bertahan hidup pada daerah tropis. Dan penanamanya hanya bisa di lakukan di daerah katulistiwa Seperti, Asia tenggara, Brazil dan Afrika. Dan saat ini Aquador dan brazil menjadi pemasok jahe terbesar di dunia pada saat ini.

Jenis Tanaman Jahe

Jahe Gajah Atau Jahe Badak

Rimpangnya lebih besar Dan gemuk, Dan ruas rimpangnya lebih menggembung dari kedua varietas lainya. Jahe ini dapat di komsumsi baik pada saat berumur muda maupun tua, Baik sebagai jahe segar maupun jahe Olahan.

Jahe Putih Atau Jahe Emprit

Ruasnya kecil agag rata sampai agak sedikit menggembung, Jahe ini selalu di panen setelah berumur tua, Dan kandungan minyak atsirinya lebih besar dari pada jahe gajah tersebut di atas. sehingga rasanya lebih pedas di samping seratnya tinggi, Dan jahe ini cocok untuk ramuan Obat-obatan atau untuk diekstrak oleoresin dan minyak Atsirinya.

Jahe Merah

Rimpang berwarna merah dan lebih kecil dari pada jahe Emprit, Jahe merah ini selalu di panen setelah tua, Dan juga memiliki kandungan minyak atsiri yang sama dengan jahe kecil, sehingga cocok untuk ramuan Obat-obatan.

Manfaat Tanaman Jahe

Rimpang jahe bisa di gunakan sebagai bumbu masak, Pemberi aroma dan rasa pada makanan seperti Roti, Kue, Biskuit, Kembang gula dan berbagai Minuman. Jahe juga dapat di pergunakan pada industri obat Minyak wangi, Industri jamu tradisional. Diolah menjadi jahe Instan, Asinan jahe, di buat menjadi acar, Lalap, Bandrek, sekoteng dan juga sirup. Dewasa ini para petani cabe menggunakan jahe sebagai pestisida alami.

Dalam perdagangan jahe di jual dalam bentuk segar, kering, jahe bubuk dan awetan jahe. Di samping dari itu terdapat hasil olahan jahe seperti, Minyak astiri dan koresin yang di peroleh dengan cara penyulingan yang berguna sebagai bahan pencampur dalam minuman beralkohol, Es krim, Dan campuran sosis juga sebagainya.

Adapun manfaat secara pharmakologi antara lainya adalah, sebagai karminatif atau (Peluruh kentut), Anti muntah, Pereda kejang, Anti pengerasan pembuluh darah, Peluruh keringat, Anti inflamasi, Anti mikroba, Parasit, Anti piretik, Anti rematik, Dan merangsang pengeluaran getah lambung dan getah Empedu.

 

Sumber: https://www.bertani.co.id