MEDIA PEMBELAJARAN

MEDIA PEMBELAJARAN

MEDIA PEMBELAJARAN

MEDIA PEMBELAJARAN
MEDIA PEMBELAJARAN

Media hasil teknologi cetak

Media Pembelajaran yang menggunakan teknologi cetak adalah cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi melalui buku dan materi visual statis terutama melalui proses percetakan mekanis atau photografis, contohnya: teks, grafik, foto atau representasi fotografik. Karakteristik media pembelajaran hasil cetak antara lain:

  • Teks dibaca secara linear
  • Menampilkan komunikasi secara satu arah dan reseptif
  • Ditampilkan secara statis atau diam
  • Pengembangannya sangat tergantung kepada prinsip-prinsip pembahasan
  • Berorientasi atau berpusat pada siswa. Pendekatan yang berorientasi pada siswa adalah pendekatan dalam belajar yang ditekankan pada ciri-ciri dan kebutuhan siswa secara individual. Sedangkan lembaga pendidikan dan para guru hanya berfungsi dan berperan sebagai fasilitator saja. Sistem pendekatan yang berorientasi pada siswa ini didesain sedemikian rupa. Sehingga siswa dapat belajar dengan sistem yang fleksibel yang diarahkan agar siswa dapat membentuk gaya belajarnya masing masing. Dalam hal ini guru dan lembaga berperan sebagai penunjang, fasilitator dan penyemangat siswa yang sedang belajar.
  • Informasi dapat diatur atau ditata ulang oleh pemakai

Media hasil teknologi audio-visual

Media Pembelajaran menggunakan Teknologi audio-visual adalah suatu cara menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronis untuk menyajikan pesan-pesan audio-visual, penyajian pengajaran secara audio-visual bercirikan pemakaian perangkat keras selama proses pembelajaran, seperti mesin proyektor film, tape recorder, proyektor visual yang lebar. Karakteristik media ini adalah :

  • Bersifat linear.
  • Menyajikan visual yang dinamis.
  • Digunakan dengan cara yang telah ditentukan sebelumnya oleh perancang.
  • Merupakan representasi fisik dari gagasan real atau abstrak.
  • Dikembangkan menurut prinsip psikologis behaviorisme dan kognitif.
  • Berorientasi pada guru, pendekatan yang berorientasi pada guru atau lembaga adalah sistem pendidikan yang konvensional dimana hampir seluruh kegiatan pembelajaran dikendalikan penuh oleh para guru dan staf lembaga penndidikan. Dalam sistem ini guru mengkomunikasikan pengetahuannya kepada siswa dalam bentuk pokok bahasan dalam beberapa macam bentuk silabus. Biasanya pembalajaran berlangsung dan selesai dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan metode mengajar yang dipakai tidak beragam bentuknya, biasanya menggunakan metode ceramah dengan pertemuan tatap muka (face to face).

Media hasil teknologi yang berdasarkan komputer

Teknologi berbasis komputer merupakan cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan sumber-sumber yang berbasis micro-prosesor. Berbagai aplikasi teknologi berbasis komputer dalam pembelajaran umumnya dikenal sebagai computer assisted instruction. Aplikasi tersebut apabila dilihat dari cara penyajian dan tujuan yang ingin dicapai meliputi tutorial, penyajian materi secara bertahap, drills end practice latihan untuk membantu siswa menguasai materi yang telah dipelajari sebelumnya, permainan dan simulasi (latihan untuk mengaplikaskan pengetahuan dan keterampilan yang baru dipelajari dari basis data (dari berbagai sumber). Karakteristik media hasil teknologi yang berdasarkan komputer:

  • Dapat digunakan secara acak, non-sekuensial atau secara linear.
  • Dapat digunakan sesuai keinginan siswa atau perancang.
  • Gagasan disajikan dalam gaya abstrak dengan simbol dan grafik.
  • Prinsip-prinsip ilmu kognitif untuk mengembangkan media ini.
  • Beroriatasi pada siswa dan melibatkan interaktifitas siswa yang tinggi.
  • Media hasil gabungan tenologi cetak dan teknologi Komputer.

Media Hasil Teknologi Gabungan

Teknologi gabungan adalah cara untuk menghasilkan dan menyampaikan materi yang menggabungkan pemakaian beberapa bentuk media yang dikendalikan komputer. Komputer yang memiliki kemampuan yang hebat seperti jumlah random akses memori yang besar, hardisk yang besar, dan monitor yang beresolusi tinggi ditambah dengan pararel (alat-alat tambahan), seperti: video disk player, perangkat keras untuk bergabung dalam suatu jaringan dan sistem audio.

  • Dapat digunkan secara acak, sekuensial, linear.
  • Dapat digunakan sesuai keinginan siswa, bukan saja dengan direncanakan dan diinginkan oleh perancangnya.
  • Gagasan disajikan secara realistik sesuai dengan pengalaman siswa, menurut apa yang relevan dengan siswa dan dibawah pengendalian siswa.
  • Prinsip ilmu kognitif dan konstruktivisme ditetapkan dalam pengembangan dan penggunaan pelajaran.
  • Pembelajaran ditata dan terpusat pada lingkup kognitif sehingga pengetahuan dikuasai jika pengetahuan itu digunakan.
  • Bahan-bahan pelajaran melibatkan interaktif siswa.
  • Bahan-bahan pelajaran memadukan kata dan visual dari berbagai sumber.
  • Selain pembagian itu ada lagi pembagian media pembelajaran menurut jenis, daya liput, dan bahannya.

Sumber: https://fungsi.co.id/