Mendikbud: Guru Harus Mau Dipindah ke Pelosok

Mendikbud Guru Harus Mau Dipindah ke Pelosok

Mendikbud: Guru Harus Mau Dipindah ke Pelosok

Mendikbud Guru Harus Mau Dipindah ke Pelosok
Mendikbud Guru Harus Mau Dipindah ke Pelosok

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy

, mengatakan bahwa sistem zonasi tak hanya berkaitan dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), tetapi juga terkait soal penataan pendidikan. ”Jangan salah dipahami terkait sistem zonasi ini, karena tak hanya berkaitan dengan PPDB, tapi juga seluruh masalah pendidikan akan diselesaikan dengan PPDB,” ujarnya.

Menurut dia, sistem zonasi digunakan untuk pemerataan guru di zona masing-masing. Setelah PPDB usai, kemendikbud akan meminta daerah menerapkan program redistribusi guru agar penempatan guru-guru merata. ”Jangan sampai ada sekolah tertentu yang diisi guru-guru PNS dan di sekolah lain diisi guru honorer,” tambahnya.

Status guru-guru yang disebar, sambung dia, mulai dari PNS dan bersertifikat,

PNS belum bersertifikat dan honorer tidak tetap belum bersertifikat. Mendikbud ingin seluruh jenjang dan daerah merasakan program pemerataan guru, sehingga sistem pendidikan berkualitas segera terealisasi. Mendikbud juga meminta pemerintah daerah memiliki kemauan meredistribusi guru. Hal itu dikarenakan di sejumlah daerah masih ada tingkat kesenjangan yang tinggi. ”Guru harus mau dipindah. Kalaupun pindah hanya dalam zona itu,” ujarnya.

Saat ini, terang dia, pihaknya membuat aturan tersebut dan rencananya dinaikkan menjadi

peraturan presiden. Setelah redistribusi guru, sistem zonasi tersebut digunakan untuk intervensi peningkatan sarana-prasarana sekolah, kurikulum dan penataan dilakukan menyeluruh berbasis pada zonasi di daerah itu. Salah satu persoalan pokok pendidikan adalah tidak meratanya guru. Guruguru lebih banyak berada di perkotaan dibandingkan di daerah terpencil. Akibatnya, sejumlah sekolah di daerah terpencil kekurangan guru.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/SNJD2NS