Pengertian Puasa

Pengertian Puasa

Puasa adalah rukun Islam yang ketiga. Karena itu setiap orang yang beriman, setiap orang islam yang mukallaf wajib melaksanakannya. Melaksanakan ibadah puasa ini selain untuk mematuhi perintah Allah adalah juga untuk menjadi tangga ke tingkat takwa, karena takwalah dasar keheningan jiwa dan keluruhan budi dan akhlak. Untuk ini semua, perlu diketahui segala sesuatu yang berkenaan dengan puasa, dari dasar hukum, syarat-syarat, rukun puasanya dan lain sebagainya.

  1. Syarat-syarat wajib berpuasa
  2. Islam
  3. Baligh dan berakal ; anak-anak belumlah diwajibkan berpuasa ; tetapi apabila kuat   mengerjakannya, boleh diajak berpuasa sebagai latihan.
  4. Suci dari haid dan nifas (ini tertentu bagi wanita)
  5. Kuasa (ada kekuatan). Kuasa disini artinya, tidak sakit dan bukan yang sudah tua. Orang sakit dan orang tua, mereka ini boleh tidak berpuasa, tetapi wajib membayar fidyah.
  6. Syarat-syarat sahnya puasa
  7. Islam.
  8. Tamyiz.
  9. Suci dari haid dan nifas. Wanita yang sedang haid dan nifas tidak sah jika mereka berpuasa, tetapi wajib qadha pada waktu lain, sebanyak bilangan hari yang ia tinggalkan.
  10. Tidak di dalam hari-hari yang dilarang untuk berpuasa, yaitu diluar bulan Ramadhan ; seperti puasa pada hari Raya Idul Fitri ( 1 Syawal), Idul Adha (10 Zulhijjah), tiga hari tasyrik, yakni hari 11, 12 dan 13 Zulhijjah, hari syak, yakni hari 30 Sya’ban yang tidak terlihat bulan (hilal) pada malamnya.
  11. Rukun Puasa
  12. Niat pada malamnya, yaitu setiap malam selama bulan ramadhan. Yang dimaksud dengan malam puasa ialah malam yang sebelumnya.

Kecuali puasa sunat, boleh  berniat pada siang hari, asal sebelum zawal (matahari condong ke barat)

  1.  Menahan diri dari segala yang membatalkan sejak terbit fajar sampai terbenam matahari.

https://chadodomrealestateagentlittleelmtx.com/fantasy-manager-football-apk/