Perancangan global campuran (hybrid global design)

Perancangan global campuran (hybrid global design)

Perancangan global campuran (hybrid global design)
Perancangan global campuran (hybrid global design)
Setiap bentuk global perancangan organisasi internasi di bagian ini mencerminkan tipe yang ideal atau murni.Akan tetapi, kebanyakan perusahaan menciptakan menciptakan perancangan campuran yang paling cocok dengan tujuan perusahaan. Seperti ditunjukkan sebagian oleh ukuran, strategi, teknologi, lingkungan, dan budaya perusahaan. Kebanyakan perusahaan multinasional mencampur elemen-elemen semua perancangan. Pada kenyataannya, seandainya mungkin untuk membandingkan perancangan-perancangan yang dipakai oleh 500 perusahaan multinational terbesar di dunia, tidak aka nada yang sama persis.
Isu – Isu yang berhubungan dengan Perancangan Organisasi Global
Selain isu – isu fundamental yang dihadapi, perusahaan juga menghadapi isu-isu yang berkaitan dengan organisasi yang harus dihadapi dengan hati – hati , yaitu:
1. Sentralisasi versus Desentralisasi
Ketika merancang organisasinya, perusahaan multinasional harus membuat keputusan penting tertentu yang menetapkan tingkat otonomi, kekuasaan, dan pengendalian yang akan diberikan ke anak perusahaannya. Akan tetapi, keputusan untuk memilih salah satu diantaranya sering menghalangi kemampuan manajer anak perusahaan dalam memberikan tanggapan terhadap perubahan kondisi pasar local dengan cepat dan efektif. Karena baik sentralisasi maupun desentralisasi memberikan manfaat yang menarik terhadap perusahaan, kebanyakan perusahaan secara berkesinambungan memadukan keduanya untuk mencapai hasil yang terbaik menurut strategi keseluruhan perusahaan.
2. Peran Dewan Komisaris Anak Perusahaan 
Perusahaan multinasional biasanya mwnggabungkan setiap anak perusahaan di Negara tempat operasinya anaka perusahaan tersebut. Hal ini dilakukan untuk membatasi kewajiban anak perusahaan  dan memberikan status hokum sebagai warga Negara local.
Koordinasi dalam organisasi global
Koordinasi merupakan proses menghubungkan dan mengintegrasikan fungsi-fungsi dan aktivitas kelompok, unit atau divisi yang berbeda. Kebutuhan koordinasi berbeda beda dan merupakan fungsi dari saling ketergantungan antar divisi dalam perusahaan. Aturan dan prosedur juga memudahkan koordinasi. Perusahaan dapat menggunakan teknik koordinasi yang lebih temporer atau ad hoc. Salah satu tekniknya adalah mempekerjakan karyawan sebagai penghubung ( liaison ).
Fungsi pengendalian bisnis internasional
Pengendalian merupakan proses pemantauan kinerja yang sedang berlangsung dan membuat berbagai perubahan yang diangap perlu supaya menjaga organisasi agar tetap bergerak menuju sasaran kinerja yang sudah ditetapkan. Ada tiga level pengendalian yang dapat diimplementasikan dalam bisnis internasional yaitu level strategi, organisasi dan operasi.
Pengendalian strategi
Pengendalian ini dimaksudkan untuk memantau baik seberapa bagus perusahaan internasional merumuskan strategi dan seberapa bagus perusahaan mengimplementasikan strategi tersebut.