Perawatan pascalahir

Perawatan pascalahir

Perawatan pascalahir

Perawatan pascalahir
Perkebangan pasca lahir adalah jenis perawatan yang diperoleh bayi pada hari-hari pertama kelahirannya. Kelahiran merupakan suatu “drama penjebolan” secara drastis, yang disertai dengan perubahan-perubaha kondisi (psiko fisik) secara pradikal revolusioner ari seorang bayi. Hal ini dapat dipahami, sebab setelah 9 bulan berada dalam lingkugan rahim yang relatif stabil dan aan, jani tiba-tiba berada dalam lingkungan, yang bukan saja berda tapi juga bervariasi.
Karena perbedan yang besar antara lingkungan intern(rahim) dan lingkunngan ekstern ini, mengharuskan bayi untuk melakukan penyesuaian diri secara radikal dan cepat. Keharusan bayi yang baru lahir melkukan penyesuaian dari yang tidak disertai dengan kemampuan untuk melakukannya –karena ndisiya yang lemah- menuntut perhatian dan perawatan dari orang tua, terutm pada ibunya, Perhtin dan perawatan dari ibunya terhadap bayi yang baru dilahirkan mempunyi pengaruh positif terhadap perkembangannya. Bayi mendapatkan perhatian dan perwatan dengan baik cenderung lebih waspada, lebih aktif dan leih tanggap terhadap rangsangan luardibandingkan dengan bayi yang kurang mendapatkan perawatan.
Disamping itu, meode lain yang dilakukan oleh beberapa rumah sakit terhadap kelahiran adalah dengan meletakkan bayi ang aru lahir di atas perut ibu segera setelah lahir, dengan meyakinkan bahwa penempaan itu akan mendorong ikatan emosional ibu-bayi (Santrock, 1995).

6) Sikap Orang Tua

Bila sikap orang tua menguntungkan hubungn orang tua dan anak akan baik,. Hubungan baik oramg tua-anak ini akan dapat membantu bayi dalam mennyauaikan diri dengan lingkugabaru yang dialami setelah lahir. Misalnya, seorang ibu yang tenang sebelum dan selama melahirkan, akan menghasilkan leih banyak air susu dibandigkan dengan ju yang tegang. Kondisi ini sabat membantu byi dalam penyesuaian diri dengan cara makan baru yang harus dilakukan sesudah melahirkannya, yaitu selalu mempersiapkan putting susu ibu. Sebalinya, orang tua yang memiliki sikap yang kurang menguntungkan, menyebabkan huungan ibu-bayi lebih emosional. Kondisi ini memperambat penyesuaian bayi dalam hal makan dan tidur serta memperkuat tangisan yang pada gilirannya akan mengganggu penyesuaian yang harus dilakukan bayi dengan lingkungan pascalahir.

baca juga :