PGRI Akan Miliki Gedung Serbaguna

PGRI Akan Miliki Gedung Serbaguna

PGRI Akan Miliki Gedung Serbaguna

PGRI Akan Miliki Gedung Serbaguna
PGRI Akan Miliki Gedung Serbaguna

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bandung Barat akan memiliki gedung

serbaguna yang didominasi fasilitas olahraga terpadu berlokasi di Jalan Mekarsari-Cilame, Kampung Karyalaksana, Desa Mekarsari Kecamatan Ngamprah. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Sekda Kabupaten Bandung Barat Maman S Sunjaya didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga KBB, Agustina Piryanti serta jajaran pejabat dari Disdikpora Kabupaten Bandung Barat.
PGRI Kabupaten Bandung Barat
HENDRIK KAPARYADI/BANDUNG EKSPRES
PELETAKAN: Sekda Kabupaten Bandung Barat Maman S. Sunjaya saat meletakan batu pertama pembangunan gedung serbaguna PGRI di Ngamprah kemarin (18/10).

Ketua Panitia Pembangunan Gedung PGRI KBB Jalaludin didampingi Ketua PGRI KBB, Adung Mulyadi menjelaskan, pembangunan gedung serbaguna ini untuk melanjutkan pembangunan yang sebelumnya sudah dilakukan yakni pembangunan gedung PGRI. ”Pembangunan tahap II fokus pada gedung serbaguna. Di mana di dalamnya ada fasilitas olahraga seperti sarana untuk bermain futsal, bola voli dan bulutangkis,” kata Jalaludin kepada wartawan usai menghadiri peletakan batu pertama di Ngamprah kemarin (18/10).

Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan gedung serbaguna ini, kata dia,

membutuhkan hingga Rp 650 juta. Anggaran untuk pembangunan gedung serbaguna diberikan bantuan dari pemkab melalui dana hibah setiap tahunnya. Sementara, anggaran tambahan lainnya menggunakan iuran dari anggota PGRI sebesar Rp 500 ribu per orang dengan cara dicicil selama 40 kali. ”Ada bantuan dari pemkab dan juga iuran dari anggota. Alhamdulillah setelah pembangunan tahap I beberapa waktu lalu, sekarang kita lanjutan pembangunan tahap II,” ujarnya.

Jalal panggilan akrabnya ini menjelaskan, jika ditotalkan iuran yang dilakukan oleh seluruh anggota PGRI

yang mencapai angka 6 ribu orang, mampu terkumpul hingga Rp 3 miliar. Namun, hingga saat ini iuran baru mencapai Rp 1,3 miliar lebih yang sudah dihabiskan untuk pembebasan tanah. ”Respon yang dilakukan para anggota cukup antusias,” ujarnya sambil menyebutkan pembebasan lahan PGRI yang sudah dibebaskan mencapai 2.184 m2.

Pembangunan gedung serbaguna ini, lanjut Jalal, terhitung Oktober dan ditargetkan bisa rampung pada Juni 2016 mendatang. Rencananya, gedung serbaguna ini akan diberikan nama ’Gedung Bakti Guru untuk Negeri’. ”Kebetulan posisi lahan PGRI ini sangat strategis yang berada tidak jauh dari kantor pemkab. Ke depan, kita juga punya rencana untuk kembali membangun tahap III yakni pembangunan masjid dan juga tempat penginapan bagi para anggota,” ujarnya.

Sumber :

https://dcc.ac.id/blog/sejarah-berdirinya-negara-israel/