Program GMGM Pada SMA Kristen Ambon Bernuansa Keagamaan

Program GMGM Pada SMA Kristen Ambon Bernuansa Keagamaan

Program GMGM Pada SMA Kristen Ambon Bernuansa Keagamaan

Program GMGM Pada SMA Kristen Ambon Bernuansa Keagamaan
Program GMGM Pada SMA Kristen Ambon Bernuansa Keagamaan

Program Gerakan Maluku Gemar Membaca (GMGM) sejak dicanangkan tahun 2015

lalu oleh Menteri P dan K, Prof. Anies Baswedan sudah digiatkan dengan berbagai kegiatan pada SMA Swasta Kristen YPKPM (Yayasan Persekolahan Kristen Protestan Maluku) Urimessing Ambon.

Sebagai sekolah yang bernuansa keagamaan (Kristen) maka waktu yang dipakai untuk membaca yaitu sebelum pelaksanaan jam belajar yang disebut “Waktu Teduh”. Hal ini dimulai dengan kegiatan membuka Usbu pada setiap hari Senin dan menutup Usbu pada setiap hari Jumat.

Disetiap buka Usbu (hari Senin), Guru dan siswa membaca Firman Tuhan

dalam Alkitab yang dilakukan secara kolektif, sedangkan hari Selasa, Rabu dan Kamis, kegiatan membaca Firman Tuhan diakukan di kelas masing-masing.

Gerakan membaca Firman Tuhan di kelas setelah dievaluasi dalam satu semester tidak efektif, sehingga dialihkan dalam bentuk kolektif selama 15 menit karena waktu yang dipakai untuk ibadah 30 menit.

Demikian penjelasan Dra. E. Laturiuw, MSi Kepala SMA Swastwa Kristen YPKPM

Ambon kepada Tribun-Maluku.com diruang kerjanya, Selasa (10/5).

Menurut Laturiuw, GMGM sejalan dengan gerakan Literasi sehingga dirinya menciptakan suasana bagi para guru untuk gemar membaca, yaitu memberikan tugas kepada dewan guru untuk membaca buku sebelum dilakukan pertemuan dengan para guru. Namun guru belum juga termotivasi dengan hal ini sehingga ditempuh cara lain yaitu sebelum rapat evaluasi setiap akhir Minggu, dikopy bagian-bagian tertentu dari buku-buku penting lalu dibagikan kepada dewan guru untuk membaca selama 15 menit sebelum dilakukan rapat dewan guru.

Bagian penting dari buku yang dikopy ada hubungannya dengan komitmen sekolah dan setelah guru membacanya, guru diberikan kesempatan untuk menyampaikan refleksi dari apa yang sudah dibaca sebelum dilakukan pertemuan dewan guru dan itu dilakukan secara bergilir.

Selain itu guru diminta untuk mencari materi bacaan lain lewat internet. Hal ini dilakukan untuk menjemput program pemerintah yaitu budaya Literasi Sekolah dan program GMGM.

Ditambahkan, menyongsong HUT SMA Kristen tanggal 14 Oktober nanti pihaknya akan membuat lomba perpustakaan antar kelas yaitu ada sudut-sudut baca di kelas dan pihaknya sangat membutuhkan buku-buku cerita rakyat karena dianggap sangat penting untuk menumbuhkan karakter siswa.

Jadi program GMGM dan gerakan Literasi yang diterapkan pada SMA Kristen Urimessing Ambon adalah siswa membaca Alkitab selama 15 menit sebelum proses belajar mengajar dimulai. Sedangkan untuk Guru adalah membaca buku selama 15 menit sebelum pertemuan dewan guru dan mencari bacaan yang mempunyai kesamaan dengan komitmen sekolah lewat internet,”ulasnya.(TM02)

 

Baca Juga :