Tantangan Pancasila sebagai Ideologi Negara di Era Global

 Tantangan Pancasila sebagai Ideologi Negara di Era Global

Sejak  reformasi, bangsa Indonesia sedang mengalami perubahan yang radikal. Reformasi yang sebenernya memiliki tujuan yang mulai, ternyata telah menghantarkan bangsa Indonesia pada dunia baru yang sama sekali berbeda dengan sebelumnya, yaitu sangat terbuka dan liberal, ditengah suatu gelombang yang disebut globalisasi.

2.2.1        Pengertian Globalisasi

Globalisasi merupakan istilah populer yang ditemukan oleh ahli komunikasi bernama Marshall McLuhhan dalam bukunya “Understanding Media” (tahun 1964). Menurutnya dengan ditemukannya revolusi teknologi informasi, maka dunia akan menjadi seperti “desa buana”.

Menurut Wignjosoebroto (Al Hakim, 2014:291) Globalisasi berarti sebagai proses terjadinya perluasan skala kehidupan manusia yang multidimensial, dari formatnya yang lokal dan kemudian nasional, untuk menuju format baru yang meliputi seluruh dataran bumi tanpa kecuali.

Menurut Mubyanto (Al Hakim, 2014:292) Globalisasi memiliki dua pengertian; pertama, sebagai definisi yaitu proses menyatunya pasar dunia menjadi satu pasar tunggal (borderless market), dan kedua, sebagai “obat kuat” menjadikan ekonomi lebih efisien dan lebih sehat menuju kemajuan masyarakat dunia.

Sedangkan menurut Budiono (Al Hakim, 2014:292) Globalisasi secara gramatikal diartikan sebagai proses dimana keterkaitan dan ketergantungan antar entitas telah sampai pada titik mutlak dimana segala sesuatu masuk ke ruang lingkup global. Globalisasi biasa dikait-kaitkan dengan kemajuan tekonologi informasi, spekulasi dalam pasar uang, meningkatnya arus mofal lintas negara, pemasaran massal, pemanasan global, era perusahaan multinasional hilangnya batasan antar negara dan kian melemahnya kekuasaan negara.

baca juga :