Tari Tunggal Nusantara

Tari Tunggal Nusantara

Tari Tunggal adalah tarian yang dibawakan atau dimainkan oleh seorang penari, atau duaorang tetapi secara bergantian, Tarian ini biasanya menggambarkan watak seseorang tokoh ataupun seekor binatang.Tari tunggal (solo) dipahami sebagai tarian yang dibawakan oleh seorang penari dalampertunjukan, dan ada pula yang menampilkan tarian tunggal dengan penari yang berbeda-beda secara bergantian. Dalam penyajian tari tunggal, penari memiliki keleluasaan bergerak,karena ia tidak harus tergantung atau berhubungan dengan dengan penari yang lain. Penariharus mampu mengelola bentuk gerak dan iramanya berdasarkan kepekaan sehingga ia lebihleluasa menginterpretasikan atau melahirkan gerak spontan. Hal tersebut dapat dilihat dalammengatur dan menentukan ruang gerak (maju, mundur, berputar-putar, meloncat, dsb),mengatur waktu (kuat-lemah) dan mengungkapkan ekspresi (memaknai gerak, tema dan isi),semua tergantung pada kemampuan dirinya sendiri.

No Nama Tarian No Nama Tarian
1 Tari Pendet 10 Tari Persembahan
2 Tari Merak 11 Tari Mani Poreng
3 Tari Kancet Ledo 12 Tari Golek Kanya
4 Tari Gambyong 13 Tari Dewa Memanah
5 Tari Batek Baris 14 Tari Gandrung
6 Tari Leleng 15 Tari Kancet lasan
7 Tari Hudoq 16 Tari Taledhek
8 Tari Srimpi 17 Tari Golek manis
9 Tari Kancet Papatai 18 Tari Cokek

Bentuk Tari

Selain tari ditinjau dari segi koreografi,fungsi,isi atau tema juga terdapat jenis tari ditinjau dari segi bentuk yaitu tari gagah,tari alus,tari putri. Secara kodrat manusia,tari dibedakan menjadi tari putri dan tari putra.

Tari gagah adalah sebuah tari yang mengambil tokoh gagah pada cerita tertentu dengan menggunakan vokabuler gagah dan dilakukan oleh penari putra. Tari alus adalah sebuah tari yang mengambil tokoh berkarakter alus pada cerita tertentu dan menggunakan vokabuler alus yang dapat dilakukan oleh penari putra dan putrid.Sedangkan tari putrid adalah sebuah tari yang mengambil tokoh putri pada cerita tertentu dengan mengambil vokabuler putri  dan dilakukan oleh seorang wanita.

  1. Gerak Dasar Tari

Gerak dasar tari pada umumnya dapat digunakan untuk semua jenis tari baik tari tunggal, tari pasangan, tari kelompok, dan drama tari. Suatu bentuk rangkaian gerak dasar tari yang disusun menjadi suatu bentuk sekaran disebut rantoyo. Ada tiga jenis bentuk rantoyo yaitu rantoyo putri, rantoyo alus, dan rantoyo gagah.

Di bawah ini akan diberikan sedikit contoh gerak dasar tari yang beracuan pada gerakdasar tari gaya surakarta.

Sumber: http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2020/07/14/jasa-penulis-artikel/