Temuan Kasus Di Sekolah

Temuan Kasus Di Sekolah

         Dari kasus yang mahasiswa temukan di MI Alkhoiriyyah II Karangpawitan adalah dimana sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah unggulan, dengan begitu mahasiswa tidak banyak menemukan siswa-siswa yang bermasalah dalam belajar dan sikapnya. Hanya beberapa siswa saja pada saat kami sedang observasi yang terlihat bermasalah, salah satunya adalah salah dalam menanggapi pembelajaran. Siswa yang salah menanggapi pembelajaran ini mempunyai keberaniaan walaupun kenyataannya dia tidak paham tentang pembelajaran tersebut.

         Sesudah kami melihat perilaku yang dilakukan siswa tersebut, kami langsung melakukan pendekatan dengan siswa tersebut saat jam istirahat. Saat mahasiswa berbicara dengan siswa, tidak ada keganjalan yang terlihat, siswa menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa semua yang dia tahu. Namanya anak-anak pasti ada saat ditanya dia tidak begitu serius dalam menjawab, dia lebih banyak menjawab dengan cara bercanda dari pada saat serius.

         Disinalah mahasiswa dapat menanggapi faktor yang ada pada anak yang bermasalah dalam sikapnya, seperti faktor insternal (dalam diri) dan exsternal (diluar diri). Faktor insternal mungkin siswa lebih dimanjakan saat berada dirumah, sehingga ia tidak takut dengan kesalahan yang diperbuatnya. Faktor external yang terjadi pada anak yang bermasalah akan sikapnya adalah saat ia beradaptasi dalam lingkungannya, baik itu dirumah maupun disekolah.

         faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar pada siswa yang bersangkutan adalah faktor pola asuh keluarga yang salah dan tidak adanya bimbingan atau pengarahan di rumah. Bimbingan yang telah diberikan guru belum membuahkan hasil. Karena anak masih sulit untuk belajar dengan tekun di rumah. Sebaik apapun usaha yang dilakukan oleh guru, namun yang menentukan berhasil atau tidaknya suatu bimbingan adalah anak itu sendiri.

sumber :
https://www.dosenmatematika.co.id/seva-mobil-bekas/