Teori objektif dan subjektif

Teori objektif dan subjektif

Teori objektif dan subjektif
Teori objektif dan subjektif

Teori objektif mengatakan bahwa keindahan atau cirri-ciri yang mencipta nilai estetik adalah sifat yang memang telah melekat pada bentuk indah yang bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya.

Teori subjektif menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda ini tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri seseorang yang mengamati suatu benda. Adanya keindahan semata-mata tergantung pada pencerapan dari si pengamat itu. Kalaupun dinyatakan bahwa suatu benda memiliki nilai estetik, maka hal itu diartikan bahwa seseorang pengamat memperoleh suatu pengalaman estetik sebagai tanggapan terhadap benda indah itu.

b. Teori Perimbangan

Teori pertimbangan tentang keindahan dalam arti yang semakin terbatas, yakni secara kualitatif yang diungkapkan dengan angka-angka. Keindahan dianggap sebagai kualita dari benda-benda yang disusun. Hubungan dari bagian-bagian yang menciptakan keindahan dapat dinyatakan sebagai perimbangan tai perbandingan angka-angka.

Sumber : https://apartemenjogja.id/