TEORI – TEORI PAHAM KEKUASAAN

TEORI – TEORI PAHAM KEKUASAAN

unsur-unsur pidana

Paham-Paham Kekuasaan Menurut Tokoh-Tokoh Sejarah

  1. Kekuasaan menurut Machiavelli bersandar pada pengalaman manusia.

Kekuasaan memiliki otonomi terpisah dari nilai moral. Karena menurutnya, kekuasaan bukanlah alat untuk mengabdi pada kebajikan, keadilan, dan kebebasan dari Tuhan, melainkan kekuasaan sebagai alat untuk mengabdi pada kepentingan negara. Dalam pemikiran Machiavelli kekuasaan memiliki tujuan menyelamatkan kehidupan negara dan mempertahankan kemerdekaan. Hal ini dapat dilihat dalam karyanya The Prince, di mana kekuasaan seharusnya merujuk pada kepentingan kekuasaan itu sendiri, tidak lain untuk mewujudkan kekuasaan yang kuat. Ia menyarankan penguasa, sebagai pemilik kekuasaan negara harus mampu mengejar kepentingan negara, demi kejayaan, dan kebesarannya. Penguasa harus mampu menjaga kedaulatan negara dari berbagai ancaman yang mungkin terjadi, untuk itu penguasa harus prioritaskan stabilitas negara dan selalu dalam kondisi siaga dalam menghadapi berbagai kemungkinan serangan musuh. Untuk itu penguasa haruslah memperkuat basis pertahanan dan keamanan negara serta kedaulatan dan kesatuan negara harus diprioritaskan. Dalam konteks ini, menurut Machiavelli, hukum memiliki peranan sebagai penengah untuk mencapai persatuan dan kesatuan bangsa negara. Namum hukum tidak akan berjalan tanpa adanya intervensi dukungan penguasa. Peranan hukum yang besar dalam upaya terciptanya stabilitas kekuasaan akan lebih baik apabila didukung oleh kekuatan militer.

  1. Paham Kaisar Napoleon merupakan tokoh revolusioner di bidang cara pandang, selain penganut baik pemahaman dari Machiavelli. Napoleon berpendapat bahwa perang di masa depan akan merupakan perang total yang mengerahkan segala upaya dan kekuatan nasional. Kekuatan ini juga perlu didukung oleh kondisi sosial-budaya berupa ilmu pengetahuan teknologi demi terbentuknya kekuatan pertahanan dan keamanan untuk menduduki dan menjajah negara-negara di sekitar Prancis. Ketiga postulat Machiavelli telah diimplementasikan dengan sempurna oleh Napoleon, namun menjadi bumerang bagi dirinya sendiri sehingga di akhir kariernya ia dibuang ke Pulau Elba.
  2. Paham Jenderal Clausewitz sempat terusir oleh tentara Napoleon dari negaranya sampai ke Rusia. Clausewitz akhirnya bergabung dan menjadi penasihat militer Staf Umum Tentara Kekaisaran Rusia. Sebagaimana kita ketahui, invasi tentara Napoleon pada akhirnya terhenti di Moskow dan diusir kembali ke Perancis. Clausewitz, setelah Rusia bebas kembali, diangkat menjadi kepala staf komando Rusia. Di sana dia menulis sebuah buku mengenai perang berjudul Vom Kriege (Tentara Perang). Menurut Clausewitz, perang adalah kelanjutan politik dengan cara lain      

Baginya, peperangan adalah sesuatu yang sah-sah saja untuk mencapai tujuan nasional suatu bangsa. Pemikiran inilah yang membenarkan Rusia berekspansi sehingga menimbulkan perang Dunia I dengan kekalahan di pihak Rusia atau Kekaisaran Jerman.

  1. Paham Feuerbach dan hegel menimbulkan dua aliran besar barat yang berkembang di dunia yaitu kapitalisme di satu pihak dan komonisme di pihak lain.pada abat ke-xvll paham perdagangan bebas yang merupakan nenek moyang liberalisme sedang marak,saat itu orang berpendapat bahwa ukuran keberhasilan ekonomi suatu Negara adalah sebarapa besar surflus ekonominya.paham ini memicu nafsu kolonoalisme Negara eropa barat udalam mencari emas ke tempat yang lain,inilah yang memotivasi colombus untuk mencari daerah baru.paham ini juga yang mendorong belanda untuk melakukan perdagangan dan pada akhirnya menjajah nusantara selama 3-5 abad.
  2. Paham lenin (xlx) menurutnya perang adalah kelanjutan politik dengan cara kekerasan,bagi leninisme/komunisme perang atau pertumpahan darah atau revolusi di seluruh dunia adalah sah dalam kerangka mengkomunikasikan seluruh bangsa di dunia.
  3. .Paham Lucian W.Pye dan Sidney mengatakan adanya unsur-unsur subjektifitas dan psikologis dalam tatanan dinamika kehidupan politik suatu bangsa,kemantapan suatu sistim politik dapat tercapai bila sistim tersebut berakar pada kebudayaan politik bangsa yang bersangkutan.

  1. TEORI-TEORI GEOPOLITIK

  2. Federich ratzel
  3. Pertumbuhan Negara dapat disamakan  dengan pertumbuhan organism yang memerlukan ruang hidup melalui proses lahir,tumbuh,berkembang,mempertahankan hidup ttapi dapat juga menyusut dan mati.
  4. Negara identik dengan satu ruang yang ditempati oleh kelompok politik dalam arti kekuatan
  5. Suatu bangsa dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya tidk terlepas dari hokum alam.
  6. Semakin tinggi budaya bangsa,semakin besar kebutuhan atau dukungan sumberdaya alam.

Ajaran  ratzel menimbulkan dua aliran yaitu:

  1. Menitik beratkan kekuatan darat.
  2. Menitik beratkan kekuatan laut.
  1. Rudolf kjelle.
  2. Negara sebagai satuan biologi,suatu organisme hidup,untuk mencapai tujuan Negara hanya di mungkinkan dengan jalan memperoleh ruang atau (wilayah) yang cukup luas agar memungkinkan pengembangan secara bebas kemampuan dan kekuatan rakyatnya.
  3. Negara merupakan suatu sistim politik atau pemerintahan yang meliputi bidang-bidang geopolitik, ekonomi politik, demopolitik,social lpolitik dan kratopolitik
  4. Negara tidak harus bergantung pada sumber pembekalan luar,tapi harus mampu swasembada serta memanfaatkan kemajuan budaya dan teknologi untuk meningkatkan kekuatan nasioanal.
  5. Karl Haushofer
  6. Kekuatan imperium daratan yang kompak akan dapat mengejar kekuasaan imperium maritim untuk menguasai pengawasan di laut.
  7. Negara besar di dunia akan timbul dan akan menguasai eropa, afrika,asia barat,serta asia timur raya.

Teori ini pun dikembangkan di Jepang dalam ajaran Hako Ichiu yang dilandasi oleh semangat militerisme dan fasisme. Inti teori Haushofer adalah:

  1. Suatu bangsa dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya tidak terlepas dari hukum alam.
  2. Kekuatan imperium daratan dapat mengejar kekuasaan imperium maritime untuk menguasai pengawasan di laut.
  3. Beberapa negara besar di dunia akan timbul dan akan menguasai Eropa, Afrika, dan Asia Barat ( Jerman dan Italia ) serta Jepang di Asia Timur Raya.
  4. Geopolitik adalah doktrin negara yang menitik beratkan perhatian kepada soal strategis perbatasan.
  5. Ruang hidup bangsa dan tekanan kekuasaan ekonomi dan sosial yang rasial mengharuskan pembagian baru dari kekayaan alam dunia.
  6. Geopolitik adalah landasan ilmiah bagi tindakan politik dalam perjuangan mendapatkan ruang hidup.

  1. KONSEP-KONSEP  GEOPOLITIK YANG BERKEMBANG

Konsep tentang wawasan nusantara tidak jauh berbeda dengan konsep dari wawasan nasional karena keduanya saling berkaitan. Dimana wawasan nusantara adalah wawasan nasional karena cara pandang bangsa Indonesia yaitu menjamin persatuan dan kesatuan di atas dasar kebhinekaan yang mana nantinya cara pandang ini kemudian disebut dengan wawasan nusantara. Pengertian wawasan nusantara dapat dilihat dari berbagai pandangan baik itu berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, ataupun pandangan oleh para ahli. Jadi dapat disimpulkan bahwa wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional dalam rangka mewujudkan tujuan nasional. Wawasan nasional Indonesia dibentuk dan dijiwai oleh pemahaman kekuasaan bangsa Indonesia yang berlandaskan falsafah pancasila dan oleh pandangan geopolitik Indonesia yang berlandaskan pemikiran kewilayahan dan kehidupan bangsa Indonesia guna menjamin persatuan dan kesatuan bangsa.


Sumber : Belajar PKN Online