Top 5 Vendor Smartphone di Indonesia Q3-2019

Top 5 Vendor Smartphone di Indonesia Q3-2019

Top 5 Vendor Smartphone di Indonesia Q3-2019
Top 5 Vendor Smartphone di Indonesia Q3-2019

Pasar smartphone Indonesia kian kompetitif. Laporan terbaru menunjukkan selisih market share

antar brand teratas sangat tipis, hanya berbeda 1 poin.

Dua lembaga riset pasar yang mengeluarkan laporan mereka terkait pasar ponsel Indonesia selama kuartal ketiga 2019 adalah Counterpoint dan Canalys. Sementara IDC dan GfK hingga kini belum merilis risetnya.

Menariknya, dua riset tersebut menampilkan daftar Top 5 berbeda.

Dari website resmi Counterpoint, diketahui penguasa pasar ponsel Indonesia selama Q3 2019 berturut-turut adalah Samsung (22%), Xiaomi (20%), Oppo (19%), Vivo (13%), dan Realme (11%).

Sementara Canalys mempunyai daftar Top 5 vendor smartphone di tanah air selama Juli-September secara runut

adalah Oppo (23%), Xiaomi (22%), Samsung (21%), Vivo (17%), dan Realme (11%).

Sayangnya, Canalys tidak merinci hasil laporannya.

Menurut Counterpoint, pasar smartphone Indonesia tumbuh 7% YoY pada Q3 2019. Pertumbuhan dipicu oleh penjualan online seperti di Blibli, JD dan Lazada dll, serta berbagai promosi di toko offline oleh brand dari Cina.

Mengomentari hasil tersebut, Analis Riset, Parv Sharma mengatakan, “Merek Tiongkok

memegang empat dari lima posisi teratas dengan 65% pangsa pasar berdasarkan volume. Ini adalah pencapaian tertinggi yang pernah diraih oleh brand-brand Cina di Indonesia, mengusir brand lokal dengan pangsa pasar hanya satu digit.”

Dalam hal brand, Xiaomi mempertahankan posisi kedua di pasar dan mengikis kesenjangan dari posisu pertama Samsung. Xiaomi secara lokal mengirimkan 10 juta unit smartphone secara online dan offline. Brand berinvestasi dengan membangun 40 Mi Store resmi. Indonesia adalah salah satu pasar utama yang mengerek pertumbuhan global Xiaomi.”

Menambahkan lebih jauh Sharma berkata, “Realme menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan sejak diluncurkan. Pemasaran secara online yang agresif dengan harga dan spesifikasi produk yang kompetitif adalah alasan utama keberhasilannya.”

 

Baca Juga :