Wapres Sumbangkan Buku Lewat Program Donasi Buku Kemendikbud

Wapres Sumbangkan Buku Lewat Program Donasi Buku Kemendikbud

Wapres Sumbangkan Buku Lewat Program Donasi Buku Kemendikbud

Wapres Sumbangkan Buku Lewat Program Donasi Buku Kemendikbud
Wapres Sumbangkan Buku Lewat Program Donasi Buku Kemendikbud

Kemendikbud – Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla menyerahkan buku-buku secara simbolis

kepada PT Pos Indonesia melalui program Donasi Buku. Penyerahan buku dilakukan di stan PT Pos Indonesia dalam pameran Gelaran Unjuk Kinerja pada pelaksanaan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2018, Rabu (7/2/2018). Buku-buku tersebut akan dikirim ke taman bacaan masyarakat (TBM) di pelosok nusantara.

Program Donasi Buku merupakan kerja sama antara Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud) dengan PT Pos Indonesia dalam rangka menyukseskan Program Gerakan Literasi Nasional.

Pengiriman buku gratis tersebut dilakukan setiap tanggal 17 setiap bulannya.

Pengiriman buku ini dapat dilakukan di seluruh kantor pos seluruh Indonesia. Tidak hanya kantor pos besar, tetapi juga dapat disalurkan melalui kantor pos kecil dengan biaya nol rupiah.

TBM yang menerima buku melalui kiriman dari PT Pos Indonesia adalah taman bacaan yang telah terdaftar pada laman donasibuku.kemdikbud.go.id. “Jika ada taman bacaan yang belum terdaftar tetap akan kami edukasi untuk mendaftarkan taman bacaannya,” ujar Rini, petugas PT Pos Indonesia yang sedang bertugas saat itu.

Ia menambahkan, masyarakat yang akan mendonasikan buku dapat juga datang langsung ke kantor pos di daerahnya

. Setiap kantor pos disediakan loket buku. “Pengirim donasi buku yang merupakan pegiat literasi atau masyarakat umum dapat menyumbangkan buku untuk taman bacaan masyarakat ke seluruh Indonesia dengan berat kiriman hingga 10 kg untuk sekali pengiriman,” katanya lagi.

Kebijakan pembebasan biaya pengiriman donasi buku ke seluruh Indonesia ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 2 Mei 2017 sebagai solusi atas keluhan para aktivis literasi terhadap tingginya biaya pengiriman terutama ke wilayah pelosok dan daerah terluar Indonesia. Program pengiriman donasi buku dengan tanpa biaya ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap buku serta turut mendukung pemerataan pendidikan melalui budaya literasi sampai ke pelosok nusantara. (Ryka Hapsari Putri/Desliana Maulipaksi)

 

Sumber :

http://ejournal.upi.edu/index.php/WapFi/comment/view/15816/0/115984